Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home global news detail berita

Pamerintah Tak Mau Latah Tentukan Status Pandemi ke Endemi

Garry Talentedo Kesawa Senin, 21 Februari 2022 - 18:12 WIB
Pamerintah Tak Mau Latah Tentukan Status Pandemi ke Endemi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah enggan mengikuti negara lain yang sudah melakukan transisi status pandemi Covid-19 ke endemi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menekankan jika langkah untuk menentukan status pandemi ke endemi akan dilakukan dengan kriteria dan indikator sesuai arahan pakar.

"Kita akan melakukan transisi ini secara bertahap, bertingkat dan berlanjut dengan berbasiskan data indikator kesehatan, ekonomi dan sosial budaya, serta terus menerapkan prinsip kehati-hatian," ujar Luhut Binsar Pandjaitan, dalam konferensi pers Senin (21/2/2022).

Baca juga: Pemerintah Fokuskan Perawatan Pasien Kritis dan Komorbid di RS yang Menangani Pasien Covid-19

Menurut Luhut, pemerintah selalu belajar dari banyak negara untuk memahami, menganalisis hingga menentukan langkah dan model terbaik dalam melihat perkembangan situasi pandemi.

Namun untuk menentukan status endemi seperti beberapa negara lain seperti Inggris, Denmark hingga Singapura, pemerintah tak ingin latah ikut-ikutan seperti negara tersebut.

Pemerintah menggunakan pra-kondisi endemi sebagai pijakan dengan menggunakan indikator seperti, tingkat kekebalan masyarakat yang tinggi, tingkat kasus yang rendah berdasarkan indikator
WHO, dan kapasitas respons fasilitas kesehatan yang memadai maupun menggunakan surveillance aktif.

"Selain itu pra-kondisi ini juga harus terjadi dalam rentang waktu yang cukup panjang dan sudah stabil ataupun konsisten," terangnya.

Luhut menambahkan, usulan konsep, kriteria dan Indikator pandemi ke endemi dari waktu ke waktu masih akan terus disempurnakan dengan para pakar dan ahli dibidangnya.

Baca juga: Kemenkes Perluas Layanan Saluran Siaga untuk Warga yang Jalani Isoman

"Untuk dapat mencapai cita-cita transisi dari pandemi ke endemi, hal utama yang perlu dilakukan adalah menggenjot vaksinasi dosis kedua dan booster utamanya bagi para lansia," tegasnya.

Oleh karena itu, pemerintah mendorong Pemerintah Daerah untuk terus aktif mensosialisasikan dan memaksimalkan jumlah vaksinasi booster bagi yang sudah memiliki tiket vaksin ketiga.

"Saya juga meminta masyarakat yang sudah memiliki tiket vaksin ketiga ataupun yang sudah di vaksinasi lengkap dengan rentang waktu 6 bulan dapat langsung mendatangi gerai-gerai vaksin yang telah disiapkan," ujarnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan