LANGIT7.ID, Jakarta - Menjelang MotoGP Mandalika 2022, pemerintah mengamankan frekuensi dan kesiapan layanan internet serta 5G Experience dan Showcase.
Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan layanan telekomuniksi selama MotoGP Mandalika 2022, kegiatan frekuency clearance akan dilaksanakan pada H-2 sebelum pagelaran MotoGP 2022.
“Jika ditemukan interferensi, kita akan segera bertindak tegas dan terukur untuk mengamankan spektrum frekuensi radio, serta kesiapan untuk layanan internet 5G Experience dan Showcase selama MotoGP 2022,” ujar Menkominfo Jhonny dalam siaran pers yang diterima Langit7, Selasa (22/2/2022).
Baca juga: Sambut MotoGP, Perbaikan Lintasan Sirkuit Mandalika DimulaiMenkominfo berharap selama event MotoGP Mandalika 2022 berlangsung, kecepatan internet dan bandwidth frekuensi yang tersedia terus memadai.
Kominfo juga terus melakukan pemantauan penggunaan spektrum frekuensi radio dan kesiapan untuk layanan internet serta 5G Experience dan Showcase.
“Pada hari H, seluruh frekuensi yang akan digunakan oleh Dorna, ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation), maupun Mandalika Grand Prix Association atau MGPA akan dinyalakan untuk melihat potensi interferensi yang mungkin terjadi,” ujarnya.
Pita frekuensi radio yang akan menjadi perhatian khusus pada kegiatan frequency clearance antara lain rentang 410 sampai 430 MHz, rentang 440 sampai 470 MHz, rentang 600 MHz, 2,2 GHz, 3,5 GHz, dan 7 GHz.
Menkominfo berharap selama event MotoGP Mandalika 2022 berlangsung, kecepatan internet dan bandwidth frekuensi yang tersedia terus memadai.
Namun, menurutnya aspek kecepatan atau kelambatan akses akan bergantung kepada jumlah pengunjung yang menggunakan spektrum frekuensi di wilayah tersebut.
“Kita siapkan agar layanan masih cukup untuk 100 ribu pengunjung. Oleh karenanya ditambahkan spektrum frekuensi, operator, ditambahkan infrastruktur TIK di sana baik untuk 4G maupun 5G,” ujarnya.
Johnny mengatakan jika terjadi interferensi spektrum frekuensi radio agar tidak dikaitkan dengan keberadaan organisasi tertentu.
Baca juga: 17,5 Persen Lintasan Sirkuit Mandalika Perlu Diaspal Ulang“Hal itu bisa terjadi karena adanya dampak pengggunaan antara spektrum yang satu dengan spektrum yang lain. Namun, untuk menjamin antarspektrum frekuensi tidak terjadi tabrakan, Kementerian Kominfo akan melakukan pengujian dan pemantauan,” ungkapnya.
Menurut Jhonny, pengujian-pengujian yang dilakukan tidak saja untuk kepentingan balap, tetapi untuk seluruh layanan telekomunikasi, termasuk telekomunikasi yang berkaitan dengan penerbangan agar penerbangan menjadi aman, serta telekomunikasi yang berkaitan dengan pelayaran agar pelayarannya aman serta telekomunikasi lainnya.
“Dukungan kuat dari Kementerian Kominfo untuk MotoGP Mandalika 2022 tidak hanya untuk memperkenalkan sirkuit berskala internasional, tapi juga menyediakan layanan berkualitas,” ujarnya.
Dia menegaskan pada hari H penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022, seluruh layanan telekomunikasi di sekitar sirkuit akan menjadi perhatian serius, serta memastikan bahwa di hari H itu tampilan dan ketersediaan kesiapan infrastruktur telekomunikasi dalam kondisi prima.
“Motor yang sedang balap dengan kecepatan tinggi, komunikasi antara tim dengan pembalap harus tidak terjadi interferensi, dan komunikasi lainnya penting. Kita harapkan bahwa kesan pembalap selama penyelenggaraan MotoGP baik adanya, kesan tim dan manajemen baik adanya, kesan penonton pun baik adanya,” ucapnya.
(sof)