Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 03 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Pentingnya Sarapan sebelum Beraktivitas, Buru-Buru Bukan Alasan

mahmuda attar hussein Rabu, 23 Februari 2022 - 07:25 WIB
Pentingnya Sarapan sebelum Beraktivitas, Buru-Buru Bukan Alasan
Ilustrasi anak sarapan pagi sebelum beraktivitas. (Foto: iStock).
LANGIT7.ID, Yogyakarta - Petingnya sarapan sebelum beraktivitas tak banyak diketahui oleh masyarakat sekarang. Alasannya mereka buru-buru untuk sampai ke tempat bekerja.

Sarapan umumnya mulai pukul 06.00 - 10.00. Mereka yang kerap melupakan makan pagi biasanya pekerja kantoran dan anak kuliah yang tinggal di kos-kosan.

Ahli Gizi UGM, Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih mengatakan, sarapan masih belum menjadi kebiasaan di Indonesia. Makan pagi ini harus dimulai dari masa anak-anak.

"Hampir separuh anak-anak di Indonesia belum menjadikan sarapan sebagai suatu kebiasaan dengan berbagai alasan, seperti buru-buru atau sang ibu sudah berangkat kerja," kata dia dikutip Selasa (22/2/2022).

Baca Juga: Ajarkan Anak Arti Kegagalan sebagai Proses Pembelajaran

Data Survei Diet Total (SDT) Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan tahun 2020 menunjukkan, dari 25.000 anak usia 6-12 tahun di 34 provinsi, 47,7 persen di antaranya belum memenuhi kebutuhan energi minimal saat sarapan.

Bahkan 66,8 persen anak sarapan dengan kualitas gizi rendah atau belum terpenuhi kebutuhan gizinya, terutama asupan vitamin dan mineral.

"Anak usia sekolah membutuhkan 1.550 kalori per hari mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin serta mineral. Sementara itu, kebutuhan kalori saat sarapan tidaklah besar sekitar 300 kalori," ujar dia.

Ironinya, kata dia, sebagian besar anak Indonesia gagal memenuhi kebutuhan kalori saat sarapan karena asupan gizi yang tidak seimbang.

Menurutnya, kebutuhan kalori saat sarapan yang tidak terpenuhi akan berdampak pada fungsi otak terkait memori pelajaran di sekolah.

Anak yang tidak memiliki kebiasaan sarapan akan kurang berkonsentrasi saat belajar akibat otak tidak mendapatkan cukup energi.

"Selain itu, memengaruhi pertumbuhan dan status gizi anak. Penyediaan sarapan bagi anak juga penting dilakukan dengan menganut gizi seimbang," ujarnya.

Dia mengimbau, kebutuhan gizi anak di Indonesia dapat disokong melalui sarapan. Adapun berbagai menu sederhana yang bisa dihadirkan saat sarapan di antaranya seperti nasi atau roti ditambah telor, berikut buah dan susu.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 03 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)