LANGIT7.ID, Jakarta - Napoli sukses meraih tiga poin usai mengalahkan tuan rumah Lazio 2-1 dalam lanjutan Liga Italia musim 2021/2022, Senin (28/2) dini hari WIB. Kemenangan ini membawa Il Partenopei menggusur AC Milan sebagai pemuncak klasemen Serie A.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico, Napoli harus menunggu hingga babak kedua untuk mencuri gol melalui Lorenzo Insigne menit ke-62'. Tetapi, gol tersebut berhasil dibalas melalui tendangan voli Pedro pada menit ke-88'.
Baca juga: Vlahovic Cetak Brace, Juventus Kalahkan Empoli 3-2Saat pertandingan sepertinya akan berakhir imbang, Fabian Ruiz tampil sebagai pahlawan kemenagan Napoli berkat golnya di waktu babak tambahan menit ke-90+4'. Hasil ini praktis membawa Napoli sebagai pemuncak klasemen Serie A, terpaut selisih gol dari AC Milan di tempat kedua.
"Tim memainkan sepak bola yang bagus di babak kedua dan memang benar gol ajaib Pedro membuat Lazio menyamakan kedudukan. Tetapi kami memiliki banyak peluang sebelum itu, gol yang dianulir dan yang dibersihkan dari garis," kata pelatih Napoli, Luciano Spalletti kepada DAZN.
Spalletti juga menjelaskan terkait selebrasinya di Olimpico usai kemenangan itu. Menurutnya, selebrasi itu menggambarkan kritikan kepada pihak-pihak yang secar terus-menerus mengkritik Napoli.
Baca juga: Inzaghi Kecewa Inter Catatkan 20 Peluang Tanpa Cetak Gol"Saya pikir secara keseluruhan tim pantas menang. Saya ingin menggarisbawahi bahwa semua orang terus mengeluh bahwa tim ini tidak memiliki karakter, lembut, lamban. Dan saya ingin mendengar mereka mengatakan itu sekarang," ujarnya.
"Ada banyak pertandingan, tetapi tim ini memiliki potensi, memiliki karakter dan menunjukkannya malam ini. Ini bukan Lazio yang sama saat kami kalahkan awal musim, karena mereka memainkan sepakbola yang bagus. Mereka bekerja sama untuk menekan dan menyerang Anda, jadi kami terjaga," lanjutnya.
Terkait peluang Napoli menyabet gelar Scudetto, Spalletti bersikap realistis. Juru taktik asal Italia itu sangat mengerti apa yang harus dilakukan anak asuhnya di sisa kompetisi.
Baca juga: Gagal Menang Lagi, Milan Ditahan Imbang Udinese 1-1"Kami berada di depan tim-tim hebat, sementara yang lain memiliki lebih banyak sumber daya daripada kami. Kami memiliki pemain di Piala Afrika, pemain yang cedera. Anda bisa melihat kami berjuang dan tidak bisa benar-benar merotasi atau memilih dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," ungkapnya.
"Kami memiliki tim yang bagus, tetapi gagasan jika kami tidak memenangkan Scudetto maka kami gagal adalah tidak adil. Ada jalan tengah dan tim melakukan apa yang perlu dilakukan," ungkapnya.
Baca juga:
Klub-Klub Italia Bereaksi Atas Serangan Rusia ke Ukraina
Sebut Wasit Utusan Juventus, Mourinho Terancam Sanksi(asf)