LANGIT7.ID, Sidoarjo - Pemerintah Jawa Timur menjadikan pondok pesantren sebagai sentra vaksinasi Covid-19. Kali ini vaksinasi massal digelar di Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo. Vaksinasi massal itu melibatkan 2 ribu santri ditambah 500 warga Dusun Biting, Desa Suko, Kabupaten Sidoarjo.
Vaksinasi massal itu merupakan rangkaian upaya Pemprov Jaktim memaksimalkan pemberian vaksinasi untuk pekerja atau buruh, para pelajar dan mahasiswa, sekaligus santri di pesantren.
“Vaksinasi ini dilakukan di ponpes sebanyak 2.000 dosis, dan 500 dosis untuk warga,” kata Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar saat memberi sambutan dalam helatan vaksinasi massal di Pesantren asuhan KH. Agoes Ali Mashuri, dikutip laman Pemprov Jawa Timur, Selasa (27/7/2021).
Rudy menyampaikan, kegiatan vaksinasi ini menjadi salah satu upaya terpenting untuk mengendalikan Covid-19. Hingga saat ini, Jawa Timur sudah mencapai 7 juta lebih vaksinasi dan merupakan tertinggi di Indonesia.
Berbeda dengan santri, vaksinasi warga dilakukan dari rumah ke rumah untuk mencegah kerumunan dan memudahkan warga Sidoarjo mendapat vaksin.
“Pelaksanaan vaksinasi ke warga dilakukan secara
door to door dan disertai pembagian 15 ribu paket bantuan sosial ke warga Desa Lemahputro Sidoarjo,” kata Rudy.
Sementara, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan percepatan vaksinasi akan terus dilakukan meski harus menunggu pasokan vaksin dari pusat. Setiap vaksin dari pusat tiba, langsung dilakukan vaksinasi dan segera dihabiskan.
“Kalau Pondok Pesantren
include dengan sasaran anak, jadi di atas 12 sampai 17 tahun, itu 3 jutaan, 3 juta 50 ribu (anak). Lalu yang usia SMA, SMK di Jawa Timur ini, 1,3 juta (siswa). Kita ingin memaksimalkan dari seluruh sinergitas yang bisa kita bangun," kata Khofifah.
(jqf)