Pemerintah dan Pertamina Pastikan Harga Elpiji 3 Kg Tak Naik
mahmuda attar husseinRabu, 02 Maret 2022 - 14:05 WIB
Gas elpiji 3 kg. (Foto: Antara).
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) memutuskan tidak menaikkan harga gas elpiji 3 kilogram. Harganya tetap mengacu pada eceran tertinggi yang sudah ditetapkan.
Langkah ini diambil meski tren harga Contract Price Aramco (CPA) terus meningkat hingga mencapai USD775 per metrik ton (MT). Angka itu lebih tinggi 21 persen dari rata-rata CPA sepanjang 2021. Belum lagi kondisi geopolitik di Eropa Timur antara Rusia dan Ukraina juga memanas.
"Jadi meski tren CPA terus meningkat, elpiji subsidi 3 kilogram tidak mengalami perubahan harga, dan tetap mengacu HET yang ditetapkan pemda setempat," kata Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, dalam keterangannya dikutip Rabu (2/3/2022).
Sebagai informasi, konsumsi elpiji subsidi 3 kilogram mencapai 93 persen dari total konsumsi LPG nasional. Pemerintah mensubsidi sekitar Rp11.000 per kilogram, agar masyarakat dapat membeli elpiji subsidi 3 kilogram dengan harga yang tetap terjangkau.
Irto menjelaskan, Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memastikan penyesuaian harga hanya berlaku untuk LPG non subsidi seperti Bright Gas yang porsi konsumsinya hanya 7 persen.
Penyesuaian harga yang berlaku mulai tanggal 27 Februari 2022 ini juga telah mempertimbangkan kondisi serta kemampuan pasar elpiji non subsidi.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.