Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home global news detail berita

Presidensi G20 Jadi Solusi Masalah Iklim dan Ketahanan Energi

mahmuda attar hussein Kamis, 03 Maret 2022 - 12:55 WIB
Presidensi G20 Jadi Solusi Masalah Iklim dan Ketahanan Energi
Ilustrasi solusi masalah iklim dan ketahanan energi. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Presidensi G20 menjadi solusi masalah iklim dan ketahanan energi. Event ini merupakan momentum kebangkitan dan kemandirian industri energi nasional.

Co-Chair Science 20 (S20), Mohammed Ali Berawi mengatakan, transisi energi menjadi salah satu isu utama yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat peluncuran Presidensi G20 Indonesia pada Desember 2021.

"Diharapkan dalam forum itu, Indonesia dan negara-negara G20 bisa melakukan aksi nyata dan membuat terobosan besar," kata Berawi dalam keterangannya, Kamis (3/3/2022).

Baca Juga: Indonesia Manfaatkan Presidensi G20 untuk Pemulihan Ekonomi

Menurut dia, transisi energi bukan hanya tentang perubahan teknologi pemanfaatan dan penggunaan bahan bakar fosil ke energi terbarukan, tapi juga terkait aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Sementara untuk mengukur efektivitas proses transisi energi, diperlukan perhitungan tepat terhadap seluruh aspek terkait. Apalagi ketahanan energi juga menjadi faktor penting dalam keberlanjutan kehidupan negara.

"Kebijakan pemerintah akan terus mengarah pada pemberian insentif bagi penggunaan energi bersih, seperti energi terbarukan. Serta mendorong konsumsi energi untuk dapat memperhatikan emisi karbon," katanya.

Guru Besar Universitas Indonesia (UI) itu menyebutkan, Presidensi G20 menjadi kesempatan baik untuk membangun dan menumbuhkan optimisme nyata. Sehingga dapat menghadirkan solusi terhadap permasalahan iklim dan penguatan terhadap ketahanan energi.

Dalam hal ini, kata dia, pemanfaatan sumber energi terbarukan dan digitalisasi sistem energi menjadi kunci untuk memastikan kelancaran proses transisi energi.

"Kerja sama dan kemitraan untuk menjalankan transisi energi yang berkeadilan, memerlukan kebijakan energi dan insentif pendanaan yang tepat sesuai dengan konteks kebutuhan dan potensi masing-masing negara," ungkapnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)