LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merampungkan pembangunan Rest Area Gunung Mas Puncak. Pengerjaan merupakan bagian dari penataan Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Rest area ini berfungsi menata pedagang kaki lima (PKL) atau usaha mikro. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan kegiatan agrowisata sehingga meningkatkan perekonomian di Kawasan Puncak pasca pandemi Covid-19.
“Selain berfungsi untuk tempat singgah pengendara, kehadiran rest area juga didorong untuk dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal melalui penyediaan kios-kios bagi usaha kecil dan menengah untuk mempromosikan produk dan kuliner lokal,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kamis (3/3/2022).
Baca Juga: Sandiaga Uno Cetuskan Ide Pembuatan Kereta Gantung Menuju PuncakRest Area Gunung Mas Puncak dibangun sejak September 2020 dan selesai pada Desember 2021 dengan anggaran sebesar Rp52,9 miliar. Pembangunan rest area dilakukan oleh PT Subota International Contractor sebagai kontraktor pelaksana.
Rest area tersebut telah siap ditempati oleh 516 PKL atau usaha. Pembangunan rest area ini juga merupakan salah satu upaya jangka panjang dalam mengurangi risiko terjadinya longsor pada jalur Puncak akibat adanya perubahan pemanfaatan ruang, curah hujan tinggi, dan kondisi topografi.
Baca Juga: Genjot PAD Sektor Pariwisata, Pemkab Gowa Gandeng Investor Bikin Cimory DairylandRest area seluas 7 hektar ini dilengkapi sejumlah fasilitas utama yakni 3 area parkir seluas 1.774 meter persegi. Area parkir mampu menampung sekitar 500 mobil.
Kemudian masjid seluas 576 m2 dan plaza pandang seluas 572,27 m2. Tersedia juga meeting point untuk evakuasi pengunjung jika terjadi bencana, docking station, taman atau ruang terbuka hijau, amphitheater, kolam retensi, Tempat Pengelolaan Sampah (TPS), serta toilet umum.
Baca Juga: 5 Masjid dengan Pemandangan Alam Terbuka, Nomor 1 Ada di Puncak(zhd)