LANGIT7.ID, Jakarta -
Roman Abramovich memutuskan untuk menjual klubnya, Chelsea. Keputusan menjual The Blues lantaran untuk membantu para korban di Ukraina usai serangan militer Rusia sejak minggu lalu.
"Saya ingin menyampaikan spekulasi di media selama beberapa hari terakhir sehubungan dengan kepemilikan saya atas
Chelsea FC. Seperti yang telah saya nyatakan sebelumnya, saya selalu mengambil keputusan dengan kepentingan terbaik Klub di hati," ujar Abramovich dalam keterangan resmi Chelsea, dikutip Jumat (4/3/2022).
Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina, Pemilik Chelsea Dilarang Masuk Inggris"Dalam situasi saat ini, karena itu saya telah mengambil keputusan untuk menjual klub. Karena saya yakin ini demi kepentingan terbaik klub, para penggemar, karyawan, serta sponsor dan mitra klub," ujarnya.
Miliarder asal
Rusia itu menjelaskan bahwa penjualan klub tidak akan dipercepat, tapi akan mengikuti proses yang semestinya. Abramovich menyerahkan sepenuhnya pengelolaan klub kepada pengurus yayasan.
"Ini bukan tentang bisnis atau uang bagi saya, tetapi tentang hasrat murni untuk permainan dan klub. Saya telah menginstruksikan tim untuk mendirikan yayasan amal, di mana semua hasil bersih dari penjualan akan disumbangkan untuk kepentingan semua korban perang di Ukraina. Ini termasuk menyediakan dana penting untuk kebutuhan mendesak dan mendesak para korban serta mendukung pekerjaan pemulihan jangka panjang," ungkapnya.
Baca juga: Rusia Serang Ukraina, Andriy Shevchenko: Perang Bukan JawabanPengusaha sekaligus politisi Rusia itu mengungkapkan bahwa keputusannya meninggalkan Chelsea sangat sulit untuk dibuat. Abramovich yang membeli Chelsea pada tahun 2003 silam senilai 140 juta poundsterling itu yakin apa yang dilakukannya demi kepentingan terbaik klub.
"Perlu diketahui bahwa ini adalah keputusan yang sangat sulit untuk dibuat dan menyakitkan bagi saya untuk berpisah dengan cara seperti ini. Saya harap dapat mengunjungi Stamford Bridge untuk terakhir kalinya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Anda semua secara langsung," ucapnya.
"Merupakan hak istimewa seumur hidup untuk menjadi bagian dari Chelsea FC dan saya bangga dengan semua pencapaian bersama kami. Chelsea Football Club dan pendukungnya akan selalu ada di hati saya," tuturnya.
Sebelumnya, kabar berhembus menyatakan bahwa Roman Abramovich dilarang masuk ke Inggris. Hal itu lantaran dirinya dituding sebagai salah satu orang yang turut terlibat dalam rencana Presiden Rusia, Vladimir Putin dalam menginvasi Ukraina.
Baca juga:
FIFA-UEFA Larang Rusia Tampil di Kompetisi Internasional
FIFA Larang Bendera dan Lagu Kebangsaan Rusia di Laga Internasional(asf)