LANGIT7.ID, Jakarta - Induk organisasi sepak bola internasional atau Federation International de Football Association (FIFA) kembali mendapatkan kritikan. Kali ini, sorotan ditujukan perihal aturan
transfer.
FIFA diketahui mengubah aturan transfer dan kontrak pemain lantaran meningkatnya
invasi Rusia ke Ukraina. Aturan tersebut memberikan fleksibilitas ke pemain di wilayah tersebut, namun dirasakan tidak efektif.
Baca juga: Rusia Dihukum tapi Israel Tidak Disanksi, FIFA Tuai KritikDilansir dari Football Italia, Selasa (8/3/2022), banyak pihak menyoroti bahwa pemain asing dan pelatih yang dikontrak ke klub Ukraina akan ditangguhkan kontraknya hingga akhir musim. Hal ini memungkinkan mereka untuk menandatangani kontrak dengan klub lain di sisa musim 2021/2022, termasuk pelatih Shakhtar Donetsk Roberto De Zerbi yang sebelumnya melatih Sassuolo.
Pemain dan pelatih asing juga memiliki opsi untuk secara sepihak menangguhkan kontrak mereka dengan klub-klub Rusia hingga bulan Juni. Ini juga memungkinkan mereka untuk bekerja di luar negeri.
Baca juga: Roman Abramovich Bantu Ukraina Lewat Penjualan ChelseaBanyak yang sudah mulai mengkritik
FIFA atas tanggapan ini, menunjukkan bahwa amandemen tidak berjalan baik dan hampir tidak efektif. FIFPRO, serikat pesepakbola terbesar, menyebut keputusan itu terlalu menyulitkan bagi pemain untuk mencari pekerjaan selama sisa musim kompetisi dengan ketidakpastian yang membayangi mereka.
Selain itu, banyak juga yang mulai menunjukkan bagaimana kualifikasi Piala Dunia Polandia melawan Rusia belum dibatalkan, tetapi malah didorong kembali ke musim panas. Ini menunjukkan bahwa FIFA masih lebih memilih untuk melanjutkan pertandingan jika memungkinkan, tergantung pada situasi perang di Ukraina.
Baca juga:
FIFA-UEFA Larang Rusia Tampil di Kompetisi Internasional
FIFA Larang Bendera dan Lagu Kebangsaan Rusia di Laga Internasional(asf)