LANGIT7.ID, Jakarta - Sejumlah masjid di Indonesia pernah menjadi latar film layar lebar. Pengambilan lokasi syuting di rumah ibadahnya tentunya atas pertimbangan sejarah, budaya dan tempat pembuatan film.
Meski diambil sebagai setting tempat pembuatan film, bukan berarti cerita yang diangkat harus selalu bergenre religi. Ada sejumlah film yang ternyata mengangkat kisah romantis, aksi hingga komedi.
Berikut lima masjid yang pernah jadi latar film layar lebar:
1. Masjid Jami GontorMasjid utama di Pondok Modern Darussalam Gontor menjadi latar belakang Film Negeri 5 Menara produksi Million Pictures. Masjid ini menjadi pusat kegiatan para santri, khususnya pemeran utama Alif (Gazza Zubizareta) bersama rekan-rekannya selama menempuh pendidikan di Pondok Madani, nama pesantren dalam film itu.
2. Masjid Salman ITBPusat dakwah mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga menjadi latar belakang Film Negeri 5 Menara. Setamatnya dari SMA di Bukittinggi, Sumatera, Alif bercita-cita menjadi ilmuan dengan mengambil kelas di ITB. Namun mimpi cita-citanya kandas ketika Amaknya (Lulu Tobing) menginginkan Alif untuk masuk ke Pondok Madani, sebuah pesantren di sudut Ponorogo, Jawa Timur.
3. Masjid Hagia SophiaMasjid yang menyimpan banyak nilai sejarah perkembangan Islam sejak era kesultanan Ottoman sampai Turki modern ini telah menjadi latar belakang banyak film. Sebut saja Skyfall-film James Bond ke-23, The Protector, Inferno, Argo, Russian in Love, dan 99 Cahaya di Langit Eropa.
Pada Inferno misalnya, film yang dibintangi Tom Hanks ini mengambil latar adegan di Hagia Sophia, bahkan di dalam bangunannya. Beberapa bagian arsitektur Hagia Sophia, seperti kaligrafi Muhammad terlihat jelas dalam trailer film yang disutradarai Ron Howard itu.
4. Masjid Gedhe KaumanMasjid Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat menjadi latar belakang film Sang Pencerah yang menceritakan perjuangan dakwah KH Ahmad Dahlan di wilayah Yogyakarta. Sutradara film, Hanung Bramantyo, membangun dan mereka ulang bangunan masjid demi menghidupkan suasana di tahun 1800-an.
5. Masjid Agung Jami MalangMasjid tua di Malang, Jawa Timur ini menjadi latar belakang film Yowis Ben. Masjid ini memang mempunyai dua gaya arsitektur, yaitu Jawa dan Arab. Gaya arsitektur Jawanya terlihat dari bentuk atap masjid bangunan lama yang berbentuk tajug. Sedangkan gaya arsitektur Arabnya terlihat dari bentuk kubah pada menara masjid dan juga konstruksi lengkung pada bidang-bidang bukaan.
(bal)