LANGIT7.ID, Jakarta -
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong potensi industri
game yang memiliki kaitan erat dengan perkembangan
e-sports.Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan
e-sport merupakan salah satu pilar kebangkitan ekonomi Indonesia yang diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan dan peluang usaha seluas-luasnya.
"Harapannya kita bukan hanya menjadi pasar (
game) tapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja," ujar Sandiaga Uno saat meninjau Pemusatan Pelatihan Nasional Pengurus Besar E-Sports Indonesia (PBESI) di Jeep Station Indonesia Resort, dikutip dari laman Kemenparekraf, Rabu (8/3/2022).
Baca juga: Bali Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia E-SportsMenurut Sandiaga, terdapat 52 juta pemangku kepentingan yang menggemari
e-sports di seluruh dunia dan jumlah tersebut terus bertumbuh.
“Ke depan, selain kita memiliki atlet-atlet kelas dunia, kita juga harus memiliki gim-gim yang mampu bersaing di pasar global," ujar Menparekraf.
Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, lanjut dia, Kemenparekraf menjalin kerja sama dengan Kementerian Keuangan dengan membentuk Badan Layanan Umum (BLU) yang bertujuan untuk mempersiapkan ekosistem ekonomi kreatif khususnya subsektor video game.
BLU ini juga bertujuan untuk mempersiapkan Indonesia dalam menyambut World E-Sports Championship ke-14 di Bali pada November 2022.
Baca juga: Vector 60 Esport Luncurkan Jersei Si Api Biru Bermotif Megamendung"Karena ada pangsa ekonomi sebesar US$2 miliar di industri
game ini dan 90 persen dari angka tersebut mengalir ke luar negeri karena game-game ini tidak memiliki basis di Indonesia. Jadi harapannya nanti ada game-game yang di-
develop (developer lokal) oleh karena itu perlu ada pelatihan, pendampingan, pembiayaan, marketing, maupun kekuatan SDM sebagai sebuah ekosistem e-Sport yang utuh. Ini akan disiapkan melalui BLU tersebut," kata Sandiaga.
Karena itu, diharapkan para
developer lokal dapat mengembangkan game melalui pelatihan, pendampingan, pembiayaan, pemasaran, maupun kekuatan sumber daya manusia untuk membangun sebuah ekosistem
e-sport yang utuh.
“Ini akan disiapkan melalui BLU tersebut," tutur Sandiaga.
(sof)