Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home masjid detail berita

Cara Mengukur Posisi Kiblat Pakai Teori Segitiga Bola

Muhajirin Rabu, 09 Maret 2022 - 23:00 WIB
Cara Mengukur Posisi Kiblat Pakai Teori Segitiga Bola
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pakar Falak Muhammadiyah, Oman Fathurrahman, mengatakan, posisi kiblat bisa diukur menggunakan teori segitiga bola. Dia menjelaskan, perkembangan ilmu falak sudah mencapai tingkat akurasi tinggi dalam menentukan posisi kiblat.

Arah kiblat mengacu pada Ka’bah di Masjidil Haram, Kota Mekkah, Arab Saudi. Di Indonesia, arah kiblat berpatokan ke sekitar arah barat laut. Jika Arah kiblat lurus menghadap ke barat, maka akan melewati Somalia di Benua Afrika. Itu tidak akan pernah sampai ke titik Ka’bah.

Baca juga: Peristiwa Penting di Syaban, Perubahan Arah Kiblat dari Baitul Maqdis ke Kabah

Oman menjelaskan, salah satu cara menentukan arah kiblat secara akurat adalah dengan menggunakan teori geografis, yakni menentukan posisi kiblat yang berada di atas permukaan bumi sebagaimana adanya. Namun, teori ini sulit dipraktikkan masyarakat umum.

Teori alternatif yang bisa digunakan adalah teori ilmu mengukur bola. Teori ini berdasarkan pada asumsi persis seperti bola yang bulat, meski secara fakta tidak bulat secara sempurna.

Posisi di permukaan bumi seperti posisi di permukaan bola. Hanya kalkulasi menggunakan model bumi bulat yang akan memberikan hasil yang konsisten dan cukup akurat.

Baca juga: Peristiwa Isra Mi'raj, Berikut Tiga Keutamaan Masjid Al-Aqsa Palestina

“Karena menggunakan teori bola, maka arah kiblat harus direkonstruksi ke dalam aturan main atau ilmu mengukur bola. Dari situ, menggunakan rumus-rumus yang berlaku pada bola, (arah kiblat -red) baru bisa dihitung,” kata Oman, dikutip laman resmi Muhammadiyah, Rabu (9/3/2022).

Berdasarkan asumsi bumi itu bulat, maka dibutuhkan metode segitiga bola. Maksudnya, permukaan bola bumi yang dibentuk oleh tiga lingkaran besar bola bumi, yakni dua lingkaran garis bujur bumi dan satu lingkaran kiblat.

Perpotongan ketiga lingkaran itu akan terbentuk sebuah segitiga dengan tiga titik sudut yakni Kutub Utara, tempat shalat, dan Ka’bah. Sedang sisi-sisinya adalah busur meridian Ka’bah, meridian tempat shalat dan busur arah kiblat.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)