Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Bagi Pasien Covid-19, Lakukan Tindakan ini Jika Kekurangan Oksigen

Muhajirin Rabu, 28 Juli 2021 - 07:16 WIB
Bagi Pasien Covid-19, Lakukan Tindakan ini Jika Kekurangan Oksigen
Posisi proning atau tengkurap bagi pasien kekurangan oksigen (foto: motherandbaby.co.id)
LANGIT7.ID, Banyumas - Mahasiswa Relawan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah memberikan cara pengobatan suportif dan rehabilitatif dalam mengatasi hipoksia dengan penggunaan oksigen. Hingga saat ini belum ada pengobatan yang dianjurkan dalam mengatasi hipoksia atau kekurangan oksigen pada pasien corona. Namun penelitian terus dilakukan.

Hipoksia adalah keadaan dimana saturasi oksigen dalam tubuh rendah di bawah 95 persen. Kondisi ini sering dijumpai pada pasien corona yang ditandai dengan perasaan sesak saat bernafas. Beberapa penelitian menjelaskan hipoksia merupakan faktor risiko terjadinya kematian yang lebih besar, sehingga sangat penting untuk memantau saturasi oksigen dalam tubuh pasien corona.

Ketua Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Covid Banyumas di Rumah Karantina Diklat Baturaden, Annisa Dita Dewi, mengatakan, ada beberapa pasien dirawat di RK Diklat yang terpaksa dirujuk ke rumah sakit karena mengalami hipoksia.

Dalam mengatasi hipoksia, posisi proning menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan saturasi oksigen dalam tubuh. Posisi proning adalah posisi membalikkan pasien dengan tepat dan aman dari punggung ke perut dengan pasien berbaring telungkup.

Posisi itu telah diterima secara medis untuk meningkatkan oksigen dalam tubuh. Itu juga menciptakan kenyamanan dalam bernafas. Posisi proning dapat meningkatkan ventilasi dengan cara mempertahankan alveolar atau rongga kecil di dalam paru-paru terbuka, sehingga mempermudah pernafasan.

Sementara, Dosen Pembimbing Lapangan KKN RCB UMP Ns. Endiyono, S.Kep., M.Kep mengatakan, posisi proning diperlukan hanya ketika pasien memiliki nilai saturasi oksigen dibawah 94 persen atau mengalami kesulitan dalam bernapas. Peralatan yang diperlukan cukup sederhana hanya 4 buah bantal yang masing-masing diletakkan satu buah di bawah leher, satu lagi di bawah dada, dan dua bantal di bawah kaki.

“Beberapa posisi yang dianjurkan kepada pasien ketika melakukan isolasi mandiri adalah dengan berbaring menghadap kanan, berbaring menghadap kiri, posisi telungkup dan berbaring setengah duduk,” kata Endiyono, dikutip dari laman Suara Muhammadiyah, Rabu (28/7/2021).

Sementara, untuk waktu yang dianjurkan untuk melakukan posisi ini adalah 30 menit. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan posisi proning yakni dilarang melakukan posisi proning setelah makan, pasien yang sedang hamil, pasien yang mengalami trombosis vena dalam, gangguan jantung dan gangguan tulang belakang, tulang paha ataupun patah tulang panggul.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)