LANGIT7.ID, Jakarta - Pemilik Chelsea, Roman Abramovich mendadak jadi sorotan lantaran nasibnya setelah dijatuhkan sanksi dari pemerintah Inggris (UK). Adapun sanksi diberikan lantaran Abramovich diklaim memiliki hubungan dekat dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Imbasnya, seluruh aset Abramovich yang ada di Inggris kini dibekukan oleh pemerintah setempat. Dengan pembekuan aset tersebut, maka Abramovich untuk sementara dilarang menjual
Chelsea yang dibanderolnya sebesar 3 miliar poundsterling atau setara Rp56 triliun.
Baca Juga: Roman Abramovich Disanksi UK, Begini Respons ChelseaSeperti dilansir The Sun, Selasa (15/3/2022) Abramovich terlihat di sebuah bandara, beberapa saat sebelum terbang ke Turki. Potret miliarder Rusia itu lantas menjadi sorotan lantaran tampilannya yang acak-acakan di bandara Ben Gurion, Israel sesaat sebelum jetnya lepas landas ke Istanbul.
![Tampil Acak-acakan, Potret Roman Abramovich Viral]()
Berdasarkan foto-foto menunjukkan pemilik Chelsea duduk di ruang VIP bandara dengan masker wajah yang ditarik menutupi dagunya.
Abramovich yang sedang memainkan handphonenya sesekali melirik ke arah atas.
The Sun melaporkan bahwa oligarki Rusia itu berkendara dari rumahnya yang bernilai 65 juta poundsterling menuju bandara pada hari sebelumnya. Dan jet mewahnya Gulfstream G650ER terdaftar LX-Ray, mendarat di Turki tepat setelah jam 3 sore ini.
Baca Juga: 7 Orang Kaya Ini Nyatakan Minat Akuisisi ChelseaAbramovich, yang juga memegang kewarganegaraan Israel dan Portugis, termasuk di antara tujuh miliarder Rusia yang ditambahkan ke daftar sanksi Inggris pada Kamis (10/3/2022). Langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk mengisolasi Presiden Vladimir Putin atas
invasi Rusia ke Ukraina.
The Sun juga melaporkan bahwa dua kapal pesiar super milik Abramovich, My Solaris dan Eclipse, juga dalam perjalanan ke Israel. Menurut MarineTraffic, My Solaris saat ini berlabuh di pelabuhan di Montenegro, berangkat dari Barcelona minggu lalu. Sementara Eclipse saat ini berlayar di lepas pantai Spanyol di Mediterania.
Menurut Flightradar24, jet Abramovich meninggalkan Bandara Internasional Knukovo Moskow pada hari Minggu (13/3/2022) pukul 16:43 waktu setempat. Kemudian terbang melalui Kazakhstan, Laut Kaspia, Azerbaijan dan Turki sebelum mendarat di Tel Aviv pada pukul 21:18.
Baca Juga:
Konflik Rusia-Ukraina, Pemilik Chelsea Dilarang Masuk Inggris
Roman Abramovich Bantu Ukraina Lewat Penjualan Chelsea(asf)