LANGIT7.ID - , Jakarta - Pawang hujan Rara Isti Wulandari mendapat sorotan dunia, setelah kemunculan dirinya saat melakukan ritual pengusiran hujan di Pertamina Mandalika Internatkional Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Ahad (20/3/2022).
Saat menjalankan aksinya tersebut, gaya berpakaian Rara pun menjadi perbincangan warganet. Mulai dari helm proyek hingga telanjang kaki alias nyeker di area balap motor internasional tersebut.
Baca juga: Viral di Medsos, Inilah Mbak Rara Pawang Hujan MotoGP MandalikaBerikut gaya Rara saat menjalani ritual pengusiran hujan di Sirkuit Mandalika.
Jaket bomber tenun khas Lombok
Kehadiran Rara di tengah derasnya hujan sontak menjadi perhatian publik dunia. Tak hanya karena aksinya mengusir hujan, namun juga gaya berpakaiannya ketika ritual dilangsungkan.
Rara menggunakan jaket bomber dengan motif tenun dengan paduan warna hitam dan merah marun. Dalam unggahan akun Instagramnya, @rara_cahayatarotindigo, Rara menulis "Jaket tenun khas Lombok terasa nyaman dipakai saat jadi hujan dan panggil hujan di ajang moto GP 2022,". Dirinya pun tak lupa memention akun @motogp dalam unggahannya tersebut.
Helm proyek
Di samping jaket bomber dengan motif tenun, outfit Rara lain yang mendapat sorotan adalah helm proyek yang dipakainya. Alih-alih menggunakan payung, Rara memilih helm proyek sebagai pelindung terpaan hujan. Helm putih yang dipakai Rara terlihat menampilkan logo PP.
Skinny jeans
Melengkapi
outfit-nya tadi, Rara mengenakan
skinny jeans berwarna biru bercorak.
Skinny jeans adalah model celana jeans dengan potongan sangat ketat dari bagian pinggang hingga ujung celana. Umumnya, jeans jenis menggunakan material yang elastis, sehingga bentuknya akan mengikuti bentuh tubuh pemakainya.
Skinny jeans sangat cocok dipakai bagi pemilik tubuh ramping berkaki jenjang. Karena tampilannya membuat si pemakai menjadi
chic dan trendi.
Nyeker
Aksi Rara yang berjalan tanpa menggunakan alas kaki alias nyeker juga jadi pembicaraan publik. Dalam tayangan media, Rara terlihat santai berjalan di atas aspal Sirkuit Mandalika tanpa mengenakan alas kaki.
Baca juga: Aksi Pawang Hujan, Pakai Es Batu dan Kayu Abu dalam RitualMenurut studi
Journal of Alternative and Complementary Medicine, jalan telanjang kaki bisa mengurangi pengentalan darah, faktor risiko terbesar untuk penyakit kardiovaskular. Artinya, nyeker adalah cara sederhana untuk menghindari penyakit jantung.
Namun, apakah Rara si pawang hujan ini tak menggunakan alas kaki karena alasan ini?
Singing bowl
Selain
outfit head to toe, Rara juga membawa beberapa pernak-pernik terkait profesinya. Saat gelaran ajang balap lalu, Rara terlihat membawa
singing bowl atau mangkuk emas di tangannya.
Orang Tibet memakai
singing bowl sebagai alat meditasi. Menurut Praktisi Holistik Adeline Windy menjelaskan suara atau getaran yang dihasilkan
singing bowl bisa mensikronisasi aliran energi di dalam tubuh dan di luar tubuh kita.
"Ketika Mba Rara sudah memiliki niat yang kuat untuk mengatur hujan, lalu dia memainkan
Singing Bowl sesuai niatan tersebut, energi dari tubuhkan akan dipancarkan ke alam dengan bantuan
Singing Bowl." jelas Adeline melalui unggahan di akun Instagram @adelinewindy, Minggu (20/3/2022).
Ia meneruskan, alam yang tadinya menunjukkan sinyal akan hujan, energinya akan disinkronkan dengan niatan yang kuat dari intentions atau kekuatan pikiran Mbak Rara tadi.
Baca juga: Bagaimana Hukum Mengundang Pawang Hujan?"Kedengarannya memang mustahil, tapi banyak perubahan yang akan terjadi dalam hidup jika teman-teman bisa mengendalikan frekuensi dan vibrasi yang terpancar dari dalam diri," imbuh Adeline.
(est)