LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan program vaksinasi dan pengendalian Covid-19 di Indonesia telah diakui dunia serta menjadi best practice yang berpengaruh pada peningkatan perekonomian.
Menurut Sandiaga, kesuksesan penyelenggaraan vaksinasi merupakan kunci untuk masuk menuju tatanan ekonomi baru. Disamping itu kesuksesan ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya ekonomi baru pascapandemi terutama dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga dapat menggerakan ekonomi masyarakat dengan semakin terbukanya lapangan kerja.
“Menurut data Kementerian Kesehatan, progres vaksinasi Covid-19 di tanah air sampai dengan saat ini telah mencapai 195,57 juta dosis yang diberikan untuk vaksinasi dosis pertama atau sebesar 93,89 persen dari target nasional,” kata Sandiaga dalam keterangan persnya dikutip Senin (28/3/2022).
Baca juga: Netty Minta Pemerintah Evaluasi Vaksin Booster sebagai Syarat MudikMenurutnya, sebanyak 156,74 juta dosis juga telah diberikan untuk vaksinasi dosis kedua atau sebesar 75,66 persen dari target nasional, serta telah diberikan sebanyak 19,65 juta dosis atau sebesar 9,44 untuk vaksinasi ketiga (booster).
"Ini akan terus kita geber, gaspol, dengan penangan Covid-19 yang lebih baik. Karena kedisiplinan kita, kegiatan dan aktivitas ekonomi kreatif bisa diselenggarakan, jangan kasih kendor protokol kesehatan," ungapnya.
Kemenparekraf sendiri menggelar Sentra Vaksinasi di Roemah Djoeang dengan target sebanyak 2.000 peserta yang hasil kolaborasi bersama mitra seperti Kemenkes, Pemprov DKI Jakarta, Sudin Jakarta Selatan, Enesis Group melalui Antis, Prochiz, Yummy Corp, l Homecare24, dan Holywings Indonesia.
Baca Juga: Ini Cara Mudah Cek Lokasi Vaksin Booster Melalui Ponsel"Kami mengapresiasi langkah semua pihak yang bergerak cepat dalam rangka mendukung program percepatan vaksinasi, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tuturnya.
Sandiaga menjelaskan, program vaksinasi tersebut merupakan salah satu strategi semua pihak untuk dapat mempercepat tercapainya herd immunity bagi masyarakat Indonesia.
(sof)