LANGIT7.ID, Jakarta - Pemain PSIS tetap akan bermain sungguh-sungguh dan menutup musim ini dengan kemenangan meski semangat Pemain PSIS mulai berkurang.
Dalam laga terakhir melawan Persela Lamongan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali pukul 15.15 WIB sore nanti, mood pemain terlihat menurun.
Asisten Pelatih PSIS Ahmad Resal mengakui jika mood pemain mengalami penurunan. Namun, tim pelatih akan berusaha keras untuk meningkatkan motivasi dari pemain agar bisa menutup kompetisi dengan kemenangan.
“Saya tahu pemain dalam kondisi di titik jenuh yang sangat inggi. Kami tim pelatih harus menjaga mood pemain agar bisa mendapatkan kemenangan untuk pertandingan besok,” kata Asisten Pelatih PSIS Ahmad Resal,
via zoom sehari sebelum laga.
Baca juga: Persib Kunci Piala AFC 2023, Rene Alberts Mengaku BanggaMeski sudah dipastikan tidak degradasi musim ini, PSIS ingin bisa mendapatkan tiga poin di pertandingan di pekan ke-34. Pertandingan terakhir musim ini akan tetap dilakukan dengan kekuatan penuh.
“Persela tim bagus. Kita harus waspada dengan mereka juga. Kami tetap di sini bersama pemain,” ujarnya lagi.
Salah satu striker PSIS, Hari Nur Yulianto mengatakan para pemain saat ini sudah siap untuk melakoni pertandingan terakhir pada kompetisi musim ini. Sejauh ini menurutnya secara keseluruhan PSIS sudah bermain cukup bagus.
“Kita berharap bisa
happy ending di pertandingan terakhir musim ini,” ujarnya.
PSIS Semarang sudah tidak memiliki peluang untuk menembus ke posisi lima besar seperti yang sudah menjadi target sejak awal musim. Hasil minor sejak awal putaran kedua dan inkonsistensi permainan menjadi penyebabnya, melorotnya posisi Laskar Mahesa Jenar di papan klasemen.
Baca juga: Menang Telak Lawan PSIS, Persipura Berpeluang Terhindar DegradasiPSIS saat ini berada di posisi 8 dengan poin 43. Sementara Persija Jakarta di peringkat 7 dengan poin 45. Musim ini setidaknya PSIS maksimal bisa finis di peringkat 7 menggeser Macan Kemayoran.
Sementara itu, asisten pelatih Persela Lamongan Ragil Sudirman mengatakan, meski timnya saat ini sudah degradasi ke Liga 2 musim depan, namun untuk pertandingan pamungkas musim ini melawan PSIS, timnya tidak akan mengalah.
“Yang paling saya tekankan kepada pemain, main fight. Kami akan berikan kesempatan kepada pemain muda yang belum pernah tampil,” kata Ragil.
Menurut dia, PSIS adalah tim yang bagus, khususnya mengenai dalam hal kerjasama tim. Namun ia meminta agar peman bisa bermain disiplin juga untuk bisa meredam tekanan lawan, meski saat ini kondisi tim sedang dilanda kesedihan yang teramat mendalam.
“Dibilang sedih, kita sangat sedih. Tapi kami tidak mau berlarut-larut. Dalam pertandingan sebelumnya kami sudah bermain bagus, hanya tinggal perbaikan dalan hal penyelesaian akhir saja,” ucapnya.
(sof)