LANGIT7.ID - , Jakarta - Seiring perkembangan zaman, minat masyarakat terutama anak muda di bidang fashion makin tinggi. Tak heran jika pelaku UMKM di bidang ini terus bertumbuh setiap harinya.
Salah satu fokus utama pelaku UMKM bidang fesyen adalah pemenuhan kebutuhan material kain. Pemilik bisnis fesyen Almiranti Fira mengatakan bahwa memilih penyedia material kain menjadi cukup penting karena hal tersebut merupakan salah satu cara sebuah bisnis fesyen menentukan produk apa yang akan dipasarkan.
"Poin-poin yang menjadi perhatian ketika memilih penyedia material kain antara lain
affordability atau keterjangkauan
Minimum Order Quantity (MOQ) yang ditawarkan," jelas Fira dalam virtual
press conference Opening Pulau Intan Lestari Store, Selasa (29/3/2022).
Baca juga: Industri Kreatif dan Fesyen Perlu Terus Berinovasi untuk Dongkrak PerekonomianMenurut Fira, poin tersebut menjadi penting karena berpengaruh dengan banyaknya produksi harian yang dapat dilakukan.
"Untuk berbelanja kain, aku selalu searching beberapa referensi di internet, terdapat beberapa tempat untuk berbelanja kain di internet. Terkadang ada material kain yang bikin aku tertarik tapi aku ragu untuk memilih karena material kain yang tidak bisa aku rasakan," tambah Fira.
Selain itu, alasan Fira enggan memilih kain melalui internet adalah kualitas kain yang ditawarkan terkadang kurang dan tidak konsisten. Padahal, hal tersebut menjadi salah satu pertimbangannya sebagai pelaku UMKM bidang fesyen membeli material kain untuk mereknya.
Baca juga: Ajari Langkah-Langkah Ekspor, Aspenku Harap UMKM Tembus Pasar GlobalMenjawab permasalahan tersebut, penyedia material kain Pulau Intan Lestari membuka toko
offline pertamanya di bilangan Jembatan Tiga, Jakarta Utara. Kehadiran toko material kain fesyen ini mengusung konsep "
Well-organized Store" yang memudahkan pengunjung memilih material kain yang tepat untuk memproduksi pakaian.
“Kami sangat mendukung kemajuan UMKM di Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan toko offline yang dapat melengkapi semua kebutuhan pelaku UMKM dengan lebih dari 100.000 model material kain berkualitas," kata Marketing Director Pulau Intan Lestari, Merryta.
Demi mendukung keterjangkauan para pelaku UMKM bidang fesyen memperoleh material kain, Pulau Intan Lestari menurunkan MOQ yang efisien sehingga pelaku UMKM dapat menyesuaikan kebutuhan material kain yang dicari.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua UKM IKM Nusantara, Chandra Manggih Rahayu. Ia mengatakan produk UMKM di bidang fesyen menjadi salah satu produk yang paling diminati masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. Terlebih dengan adanya program dari pemerintah untuk pengiriman luar negeri.
Baca juga: Digitalisasi jadi Solusi Bagi Pelaku UMKM dan Koperasi di Masa Pandemi Covid-19"Dari sini diharapkan pelaku UMKM di Indonesia dapat lebih bersaing lagi dengan potensi-potensi yang telah kita capai, serta semua peranan industri fashion termasuk dalam penyedia material kain sudah seharusnya bersama-sama mendukung kemajuan UMKM bidang fashion di Indonesia,” pungkas Chandra.
(est)