Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Ekonom Indef: Ekonomi Pancasila untuk Keadilan Sosial

mahmuda attar hussein Jum'at, 01 April 2022 - 07:30 WIB
Ekonom Indef: Ekonomi Pancasila untuk Keadilan Sosial
Ekonom senior indef, Didin Damanhuri. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Konsep Ekonomi Pancasila disebut lebih pro rakyat. Konsepnya dinilai lebih menitikberatkan pada asas kekeluargaan seperti halnya koperasi.

Ekonom Senior Indef, Didin S. Damanhuri mengatakan, asas kekeluargaan pada konsep Ekonomi Pancasila bukan berarti nepotisme, melainkan ekonomi kesejahteraan yang lebih dekat kepada rakyat.

"Ekonomi Pancasila ini lebih menekankan pada keadilan sosial, karena ada kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya," ujarnya di Webinar: Perspektif Ekonomi Pancasila di Era dan Pasca Pandemi, Kamis (31/3/2022) malam.

Menurutnya, Ekonomi Pancasila berbasis pada konstitusi UUD 45, yang dijelaskan pada pasal 33. Dalam hal ini, ekonomi disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan, seperti koperasi.

Prinsip tersebut dekat dengan gagasan kaum sosialisme demokrat atau Negara Kesejahteraan. Artinya, sebagai negara sosialisme demokrat, rakyat mendapat penjaminan oleh sistem jaminan sosial.

"Jika ada konflik antara pengusaha dan buruh, negara menengahi dan lebih pro rakyat," tegasnya.

Ciri struktur ekonomi nasional menurut Ekonomi Pancasila adalah menyejahterakan rakyat sebenar-benarnya. Sehingga perlunya ekonomi yang transformatif dan memiliki program jelas untuk rakyat.

Selain itu, APBN dan APBD yang tersedia juga betul-betul digunakan untuk kemakmuran rakyatnya. Seperti yang dijelaskan pada UUD 45 pasal 34, di mana fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara.

"Pasal 34 ini direalisasikan dengan sistem jaminan sosial kesehatan, ketenagakerjaan, dan lainnya. Jadi secara empiris, negara mentransformasikan prinsip Pancasila, tanpa harus menjadi anti pasar," ungkapnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)