LANGIT7.ID, Jakarta - Awal Ramadhan masyarakat muslim bersemangat dalam melaksanakan ibadah, misalnya tarawih dan sebagainya. Masjid-masjid penuh oleh orang tua, remaja, dan anak-anak yang menyemarakan Ramadahan.
Direktur Ma'had Al-Qur'an PTIQ Jakarta, Ustaz Dahuri mengingatkan bahwa inti puasa bukanlah sekadar seremonial ibadah. Tetapi lebih dari itu, puasa harus menjadikan akhlak seorang muslim menjadi lebih baik. "Puasa baik, tapi jika itu hanya bersifat seremoni jadinya hampa, esensinya tidak ada," ujar Ustaz Dahuri kepada
Langit7, Senin (4/4/2022).
"Kata Allah siapa yang tidak bisa meninggalkan ucapan-ucapan kotor dan perbuatan tidak baik sementara ia berpuasa, maka Aku (kata Allah) tidak butuh terhadap menahan dari lapar dan hausnya," lanjutnya.
Baca Juga: Suka Duka Berpuasa di Taiwan, Suasana Ramadhan Harus DiciptakanUstaz Dahuri menyampaikan satu bulan waktu puasa Ramadhan jadi sia-sia bila umat muslim tidak mengurangi sedikitpun kebiasannya berbohong atau benci, dan marah terhadap sesamanya. "Puasa akan sia-sia bila tidak berkurang sedikipun menebar aib orang lain" ujarnya.
"Ini yang belum bisa disampaikan para mubaligh dengan baik, mereka hanya mengajak rajin tarawih atau rajin berinfak, tapi jarang mengajak untuk mengurangi kebohongan atau mengurangi kebencian dan membicarakan aib orang lain," kata Ustaz Dahuri.
Sebagaimana dalam hadits Imam Bukhari: "Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta mengamalkannya dan bersikap bodoh, maka Allah tidak butuh terhadap sikapnya meninggalkan makan dan minumnya (puasanya)," (HR Bukhari).
Baca Juga: Ingin Menjemput Rezeki, Oki Setiana Dewi: Miliki Hubungan Baik dengan Allah SWTUstaz Dahuri juga menyoroti terkait perubahan mendadak yang dilakukan oleh orang muslim pada saat masuk Ramadahan. Di antaranya menutup aurat, orang mendadak baik, namun apabila setelah keluar Ramadahan kembali seperti sebelumnya.
"Inti ketakwaan itu bukan pada saat Ramadahan mendadak takwa, menjadi takwa dilihat dari seberapa jauh akhlak saat mereka berlebaran," katanya.
"Apabila semua orang muslim di negeri ini dapat mengurangi karakter buruk pada bulan puasa, insya Allah negara kita tidak akan kesulitan mengawasi dari segi keuangan (korupsi)," tuturnya.
Baca Juga: Pertama dalam Sejarah, Shalat Tarawih Dihelat di Times Square(zhd)