LANGIT7.ID, Jakarta -
Berpuasa tidak hanya soal menahan lapar dan haus, tapi juga menahan emosi. Meluapkan
marah saat menjalankan ibadah puasa dapat mengurangi pahala.
Untuk itu, Sahabat Langit7 sebisa mungkin harus bisa menahan emosi kemarahan ketika sedang berpuasa. Berikut tips menahan amarah yang bisa dilakukan.
Baca Juga: Hati-hati, Bulan Puasa Berpotensi Lebih Boros1. Atur napas dan kendalikan pikiranDilansir laman UIN Sunan Gunung Djati, emosi kerap kali menjadi penyebab hilangnya kendali dan hanya membuat situasi menjadi lebih buruk.
Ada baiknya ketika Sahabat sedang marah untuk segera atur napas dan berusaha mengendalikan pikiran setenang mungkin.
Mengikuti ajaran Rasulullah SAW, Sahabat juga bisa mengambil air wudhu dan menunaikan salat dua rakaat sejenak. Diikuti dengan doa agar diberikan ketenangan hati dan jiwa.
2. Kenali penyebab dan cari solusiSituasi badmood, terlepas apa pun penyebabnya, seringkali menjadi pemicu seseorang mudah marah.
Jika Sahabat sedang merasakan hal itu, cobalah untuk merenungkan penyebabnya. Setelah diketahui, ada baiknya Sahabat menyelesaikan perkara tersebut dengan cara yang baik.
3. Kendalikan emosi sebelum bicara atau bertindakJangan sampai akibat lepas kendali malah akan menbimbulkan penyesalan di akhir. Artinya, seringkali saat emosi seseorang melampiaskannya dengan perkataan dan tindakan yang kurang baik.
Hal itu justru akan menambah masalah dan beban yang harus diselesaikan kemudian. Untuk itu, cobalah kendalikan emosi dengan mengendalikan perkataan dan tindakan.
Ini bisa menjadi solusi untuk menghindari rasa tidak enak terhadap sekeliling ketika bersinggungan.
4. Ekpresikan rasa emosi dengan baikHal ini hanya bisa dilakukan ketika Sahabat mulai berpikir jernih. Sehingga bisa mengekspresikan rasa amarah dengan cara asertif tetapi tidak konfrontasi.
Cobalah utarakan hal apa saja yang menganggu dan dibutuhkan secara jelas dan langsung, tanpa menyakiti atau berusaha mengontrol orang lain.
5. Tidak menyimpan dendamDendam bukanlah sifat yang baik. Bahkan, Islam melarang umatnya untuk memiliki rasa dendam, terutama di bulan Ramadhan yang penuh ampunan.
Rasa dendam hanya akan muncul ketika Sahabat mulai dikuasai rasa marah dan hawa nafsu negatif, sehingga muncul rasa tidak adil dan dendam.
Dalam hal ini, saling memaafkan merupakan hal yang tepat untuk menambah pahala di bulan Ramadhan. Jadi cobalah kendalikan emosi dengan menekan amarah. Semoga bermanfaat.
(bal)