LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan minat wisatawan mancanegara terhadap destinasi wisata Indonesia terutama Bali masih tinggi.
Sandiaga mengatakan, pemerintah terus berupaya meningkatkan aksesibilitas terutama layanan penerbangan sebagai antisipasi tingginya minat kunjungan wisatawan asing ke Bali.
Menurut Sandiaga maskapai dengan rute penerbangan dari berbagai negara menuju Australia terlebih dahulu bisa transit di Bali, dengan harapan dapat meningkatkan jumlah wisman dari negara lain untuk singgah beberapa hari di Bali sebelum melanjutkan perjalanannya menuju Australia.
Baca juga: Semarak Kampung Ramadhan Masjid Jogokariyan Libatkan 200 UMKM“Ini nanti akan diskusikan dengan rekan-rekan Kementerian Perhubungan apakah untuk waktu yang sangat krusial ini kami diperbolehkan, karena Bali membutuhkan sekali,” ujar Sandiaga dalam keterangan persnya dikutip Senin (11/4/2022).
Menurut Sandiaga tiga rute penerbangan langsung yang saat ini sudah dioperasikan oleh Jetstar ke Bali, yaitu tiga kali per minggu dari Melbourne dan Sydney, serta tiap hari dari Perth dinilai masih belum cukup untuk memenuhi permintaan pasar Australia
Pada 10 April 2022 penerbangan Jetstar Australia dari Sydney - Denpasar (Boeing 787-8) fully booked dengan total 335 penumpang, permintaan yang tinggi ini konsisten sejak dioperasikannya kembali penerbangan Jetstar pada 14 Maret 2022.
“Kondisi ini diprediksi akan berlangsung sampai beberapa minggu ke depan mengingat di Australia saat ini memasuki masa libur Paskah,” katanya.
Baca juga: Air Terjun Leke-leke Destinasi Wisata Ideal di Pulau Dewata BaliSandiaga mengatakan melonjaknya permintaan wisman Australia juga disebabkan oleh sejumlah relaksasi kebijakan yang dilakukan pemerintah Indonesia terkait pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang dipermudah, seperti bebas karantina, peniadaan PCR-test saat kedatangan, serta perluasan visa on arrival bagi 43 negara termasuk Australia.
Melihat antusiasme masyarakat maupun pelaku industri Australia, Sandiaga yakin target 1,4 juta kedatangan wisatawan Australia ke Indonesia dapat terpenuhi dalam beberapa periode ke depan.
“Saya melihat ini kebangkitan ada di depan mata kita, kepulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan tentunya penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat,” kata Sandiaga.
(sof)