LANGIT7.ID - Bagi pencinta kopi kadang waktu minum kopi tidak cukup sekali. Pagi, siang sore, bahkan malam pun ada yang masih menyeduh kopi.
Sebenarnya adakah waktu yang tepat untuk menikmati kopi? Sejumlah ahli mengatakan ada waktu-waktu tertentu yang ideal agar mendapat manfaat kafein, seperti meningkatkan daya kognitif dan mempermudah fokus saat bekerja.
Bila seseorang memiliki tingkat toleransi rata-rata terhadap kafein, maka usai minum kopi kapan pun itu ia akan mudah waspada dan fokus. "Baik pagi, siang atau sore efek anda lebih waspada terasa dari satu hingga enam jam ke depan," kata pakar diet bersertifikat, Tamar Samuels, seperti dikutip Martha Stewart, baru-baru ini.
Namun seseorang bisa menentukan waktu minum kopi bergantung kapan ia membutuhkan daya konsentrasi lebih.
Beberapa penelitian mengungkap bahwa waktu terbaik minum secangkir kopi adalah pagi hari. Untuk mendapat hasil maksimal, para ahli menganjurkan minum 30 menit sebelum dia melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi dan kewaspadaan, seperti mengerjakan ujian atau melakukan presentasi bisnis.
"Praktisnya, semakin dekat dengan konsumsi, maka semakin dekat efeknya," kata Samuels
Sementara orang yang sensitif dengan kafein perlu membatasi konsumsi, bahkan di pagi hari demi menghindari gangguan tidur, jantung berdebar, kecemasan dan sejumlah gejala lain.
Cara paling baik sebenarnya adalah menguji berdasar kebutuhan pribadi, kapan waktu minum kopi yang tepat. Untuk mengetahui bisa meminum dalam waktu berbeda sepanjang hari, tentu saja disesuaikan waktu kerja dan produktivitas.
Para ilmuwan berhipotesa bahwa kadar hormon kortisol mencapai puncak antara pukul 8 hingga 9 pagi, kemudian siang hingga pukul 1, lalu sore antara 5.30 hingga 6.30. Berdasar hitungan jam biologis tersebut, maka kopi mesti dikonsumi di antara jeda tersebut, misal pukul 9.30 hingga 11.30.
Alasannya, menurut ahli gizi bersertifikat, Lisa Lisiewski, mengasup kafein saat hormon kortisol sedang tinggi tak memiliki banyak manfaat.
Ini lantaran hormon kortisol, yang diproduksi untuk mengendalikan tekanan saat tubuh dan psikis mengalami stres, juga berfungsi meningkatkan kewaspadaan agar otak dapat bekerja lebih efektif.
"Karena itu minuman berkafein seperti kopi tepat dinikmati saat kadar kortisol paling rendah agar seseorang betul-betul memperoleh manfaat dari stimulan itu," ujarnya.
(arp)