Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 06 Maret 2026
home lifestyle muslim detail berita

Bukan Sekadar Cangkir, Bagaimana BTN Mengubah Tradisi Kopi Menjadi Napas Hidup Lewat Bale.

tim langit 7 Rabu, 04 Maret 2026 - 12:32 WIB
Bukan Sekadar Cangkir, Bagaimana BTN Mengubah Tradisi Kopi Menjadi Napas Hidup Lewat Bale.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dukung ekosistem kopi lewat aplikasi Bale di Indonesia Coffee Expo. Solusi digital BTN dorong industri kopi jadi gaya hidup produktif. (Dok: Humas BTN)
LANGIT7.ID-Jakarta; Budaya minum kopi di Indonesia bukan fenomena baru. Sejak ratusan tahun lalu, kopi telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Namun dalam satu dekade terakhir, geliatnya semakin terasa dan mengalami transformasi besar.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu mengatakan, pertumbuhan kedai kopi modern meningkat signifikan di berbagai kota besar. Generasi muda kini menjadikan coffee shop bukan sekadar tempat minum kopi. Tetapi juga ruang produktif dan sosial.

“Sekarang kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup (lifestyle). Ada pergeseran dari sekadar konsumsi menjadi experience,” ujar Nixon dalam acara launching ICX 2026 di Common Grounds Menteng, Jakarta, dikutip Rabu (4/3/2026).

Konsumsi kopi domestik terus meningkat setiap tahun. Hal ini menunjukkan pasar dalam negeri sangat kuat dan berkembang. Artinya, kopi bukan lagi semata komoditas ekspor. Tapi telah menjadi bagian penting dari budaya dan ekonomi kreatif nasional.

Indonesia secara konsisten masuk lima besar produsen kopi dunia. Produksi nasional mencapai ratusan ribu ton per tahun, dengan jutaan petani menggantungkan hidup pada sektor ini.

“Nama-nama seperti Kopi Gayo, Toraja, Flores, Kintamani, hingga Mandailing sudah dikenal luas di pasar global. Tak hanya unggul dari sisi volume, specialty coffee Indonesia juga memiliki reputasi sangat baik karena kualitas dan cerita asal-usulnya,” kata Nixon.

Pasar kopi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir juga mengalami perkembangan pesat. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, produksi kopi Indonesia pada 2026 diproyeksikan mencapai 789.260 ton. Kopi juga semakin populer sebagai bagian dari gaya hidup dan pertumbuhan industri kuliner.

Industri kopi melibatkan jutaan tenaga kerja dari hulu ke hilir. Ekosistemnya mencakup petani, pengolah, roaster, distributor, kedai kopi, barista, event, komunitas, dan platform digital. Rantai nilai ini panjang dan saling terhubung.

“Ketika satu bagian tumbuh, seluruh ekosistem ikut bergerak. Pertumbuhan sektor ini harus didukung oleh sistem keuangan yang terintegrasi,” terang Nixon.

Melalui Bale (BTN Around Lifestyle Ecosystem) by BTN, perseroan menghadirkan pendekatan kolaboratif untuk mendukung industri berbasis lifestyle, termasuk kopi. Dukungan tersebut mencakup kemudahan transaksi digital melalui QRIS dan EDC, integrasi pembayaran lewat Bale Super Apps, program promosi dan engagement, solusi pembiayaan usaha, pengelolaan arus kas, hingga dukungan kepemilikan ruang usaha dan properti komersial.

“Kami ingin pelaku usaha kopi tidak hanya kreatif, tetapi juga kuat secara finansial dan berkelanjutan,” tegas Nixon.

Pada ajang Indonesia Coffee Expo, BTN menyediakan EDC dan QRIS di seluruh area transaksi serta mengintegrasikan pembayaran digital melalui Bale by BTN. Selain itu, BTN menghadirkan program cashback dan most spender, serta kampanye promosi untuk meningkatkan partisipasi dan transaksi selama pameran berlangsung.

“Kami percaya bahwa ekosistem yang kuat lahir dari kolaborasi yang konsisten. BTN siap menjadi bagian dari perjalanan panjang industri kopi di Indonesia,” ungkap Nixon.

Berdasarkan hal tersebut, BTN mendukung pameran kopi dan gaya hidup bertajuk Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026. Acara yang diinisiasi oleh Dyandra Promosindo berkolaborasi dengan Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI).

Mengusung tema “Brewing Business, Shaping Lifestyle and Coffee Excellence”, ICX akan hadir di tiga kota. Dimulai dari Surabaya di Grand City Convention pada 29–31 Mei 2026, berlanjut pada 31 Juli–2 Agustus 2026 di Tiara Convention Center Medan, dan sebagai penutup di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Jakarta pada 4–6 September 2026.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 06 Maret 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:07
Ashar
15:08
Maghrib
18:13
Isya
19:22
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)