Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home masjid detail berita

Orang Berkecukupan, Bolehkah Cari Takjil Gratis di Masjid?

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 15 April 2022 - 08:02 WIB
Orang Berkecukupan, Bolehkah Cari Takjil Gratis di Masjid?
Suasana buka puasa di sebuah masjid di Dubai. Foto: Langit7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Salah satu tradisi Ramadhan yang tidak pernah lepas dari masyarakat Indonesia yakni pemberian takjil gratis. Biasanya takjil gratis ini tersedia di masjid selama bulan Ramadhan dan disiapkan jelang buka puasa.

Menu takjil sendiri berupa kudapan untuk berbuka puasa atau bahkan makanan berat seperti nasi dan lauk pauk. Bagi yang kekurangan finansial, pembagian takjil gratis ini jelas sangat membantu.

Baca juga: Cerita Umat Kristen Palestina Berbagi Takjil untuk Buka Puasa

Akan tetapi, bagaimana hukumnya seorang yang keuangannya mampu, namun tetap mencari makanan berbuka gratis yang disediakan di berbagai masjid?

Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sunusi mengatakan takjil disiapkan untuk siapapun yang ingin berbuka di masjid, termasuk orang yang mampu secara finansial.

"Untuk orang-orang mampu, tidak masalah ikut makan. Karena memang makanan itu diperuntukkan bagi siapapun yang berbuka di masjid," ujar Ustadz Dzulqarnain dikutip dari kanal youtube DzulqarnainMS, Kamis (14/4/2022).

Di masjid, tambahnya, memang menyediakan menu untuk berbuka puasa, bagi orang-orang yang benar-benar memerlukan. Seperti orang yang sedang dijalan, lalu tidak sempat untuk berbuka dirumah, maka mereka bisa kemasjid.

"Kemudian ada orang-orang memang yang sedang di jalan tidak sampai ke rumah lalu waktu berbuka tiba, maka masjid merupakan solusi yang bagus," ucapnya.

Lalu untuk orang-orang mampu, tidak masalah ikut makan. Karena memang makanan itu diperuntukkan bagi siapapun yang berbuka di masjid.

Baca juga: Bupati Bogor minta Perangkat Daerah Siapkan 200 Takjil Gratis Per Hari

Terkadang, kata Ustadz Dzulqarnain, sebagian orang senang berbuka puasa bersama dengan kaum muslimin. Makanya memilih untuk ke masjid.

"Mereka senang melihat saudara-saudaranya yang lain, bisa merasakan suka dan duka bersama-sama," tuturnya.

"Nah, untuk tujuan seperti itu tidak masalah. Akan tetapi, jika dilihat dari etika-etika yang lain, itu kembali pada pembawaan dan jiwa pribadi orang itu sendiri," pungkas Ustadz Dzulqarnain.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)