LANGIT7.ID, Jakarta - Umat muslim akan merayakan bulan suci Ramadhan 2 kali dalam satu tahun pada tahun 2030. Hal ini ditegaskan astronom Saudi Khaled al-Zaqaq.
Dikutip dari Al Arabiya, pada tahun 2030 umat Islam akan berpuasa pada bulan Januari, kemudian kembali berpuasa pada bulan Desember.
Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa kalender Hijriah Islam didasarkan pada siklus bulan, sedangkan kalender Gregorian menandai perjalanan bumi mengelilingi matahari.
Baca juga: Yusuf Chudlori: Sedekah Itu Tak Mengharapkan Balasan di Dunia"Perbedaan antara dua kalender berarti bahwa Ramadhan akan jatuh dua kali dalam satu tahun Gregorian kira-kira setiap 30 tahun," kata astronom Saudi Khaled al-Zaqaq dalam sebuah video dikutip Senin (18/4/2022).
Kejadian bulan Ramadhan 2 kali dalam setahun terakhir kali terjadi pada tahun 1997, dan sebelumnya pada tahun 1965 juga mengalami kejadian yang sama. Diperkirakan setelah 2030, akan terjadi lagi pada tahun 2063.
Menurut Khaled al-Zaqaq, pada tahun Hijriah 1451 H, Ramadhan akan dimulai sekitar tanggal 5 Januari 2030, dan pada tahun 1452 H jatuh sekitar tanggal 26 Desember 2030.
Ini akan mengakibatkan umat Islam berpuasa selama sekitar 36 hari total pada tahun 2030: Bulan penuh 30 hari untuk tahun 1451 H dan sekitar enam hari untuk tahun 1452.
Tahun lunar Hijriah berlangsung selama 354 atau 355 hari, artinya tidak sejalan persis dengan kalender Masehi yang 365 hari.
Ini juga berarti bahwa Ramadhan jatuh di musim yang berbeda setiap tahun – berlangsung dalam siklus sekitar 32 tahun.
(sof)