LANGIT7.ID, Magelang - Sedekah itu tidak mengharapkan balasan atau keuntungan yang berkali lipat di dunia, melainkan hanya mengharapkan ridho dari Allah SWT. Jangan mengharapkan ridho Allah SWT jika sedekah masih berharap mencari keuntungan.
Hal itu disampaikan oleh Pengasuh Ponpes API Tegalrejo, Magelang Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlori yang diunggah kanal Youtube Past FM, saat menjadi tamu di kantor radio tersebut. Ada yang menyebut sedekah brutal, sampai dengan pancingan sedekah agar usahanya dapat untung berlipat.
Menurut dia, prinsip sedekah yang masih berharap mendapatkan balasan keuntungan berkali lipat didunia, itu bukan sedekah. Akan tetapi mengajak dagang Gusti Allah, jual beli dengan Allah SWT.
Baca juga: Pegiat Sedekah, Habib Abdurrahman: Distributor Rezeki dari Allah SWT“
Istihanatiddun ya. Jadi kalau orang sedekah itu betul-betul tidak mengharapkan balasan di dunia.
Culke Cul (lepaskan). Rp1 juta, Rp10 juta. Memikirkan dunia, receh. Sedekah kok masih
arep-arep (mengharap) balasan di dunia, berarti itu bukan sedekah. Itu jangan berharap menjadikan “
Saatirohmatllah” keleluasaan rahmat Allah, jangan berharap, mendapat ridho dari Allah,” tuturnya dikutip Ahad (17/4/2022).
Lebih lanjut, Wali Allah, auliya, itu tidak mendapatkan
Saatirohmatillah, atau keluasaan rahmatnya Allah dan tidak mendapatkan ridhonya Allah karena banyaknya ibadah. Baik itu sebab tahajudnya, sebab mujahadah, sebab deres Alquran. Itu bukan sebab yang mendapatkan derajat kewalian.
“Dicintai Allah bukan karena ibadah, tetapi auliya itu mendapatkan rohmat dan ridhonya Allah disebabkan karena kedermawanan hatinya.
Wal istihanadi biddun ya. Dan memandang remeh urusan dunia,” ucapnya.
“Jadi orang kaya-kaya peluang dadi wali itu lebih besar.
Asal loma (mudah memberi), jadi kalau
sampeyan ora patio betah melek bengi, ora betah shalat suwe dadio wong loma (jadi kalau kamu tidak betah melek, tidak betah shalat lama jadilah orang yang dermawan),” ujarnya lagi.
Baca juga: Ramadhan Jadi Momentum Terbaik untuk Rutin BerbagiApalagi, di bulan Ramadhan ini mau mau sedekah dengan memberi takjilan,
bukonan, Insya Allah mendapat Ridho dari Allah. Nabi Muhammad SAW perna bersabda, Allah mengampuni dosa dan memasukkan surga seorang pelacur setelah memberi minum anjing yang hampir mati kehausan.
“Ini perbandingan,
sing (yang) sedekah pelacur,
kebak (penuh) dosa. yang disedekahi hewan najis, bisa memberikan ampunan Allah . Apalagi sedekahnya ahli ibadah, yang disedekahi ahli ibadah,” tuturnya.
“Bahwa sedekah samar-samar (secara rahasia) itu bisa menghilangkan
bendune (murkanya) Allah Tapi sedekah yang samar, bukan yang dipamerkan,” pungkasnya.
(sof)