LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah fokus menangani pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19, salah satunya dengan menghadirkan program penyediaan pangan murah bagi masyarakat di Kabupaten, Tangerang, Banten.
"Menteri Pertanian selalu menyampaikan di tengah kesulitan masyarakat dalam menghadapi masa-masa mereka menjalankan ibadah penuh ketenangan, dengan memenuhi kebutuhan pangannya secara sempurna," kata Penanggung Jawab Pangan Kementerian Pertanian Provinsi Banten, Siti Munifah dalam rilis Ahad, (24/4/2022).
Siti menerangkan, kata sempurna yang dimaksud yakni ketika masyarakat membutuhkan kebutuhan pokok dapat tersedia dengan harga yang terjangkau. Menurutnya, Mentan selalu mendorong produsen dan petani untuk memproduksi serta memantau produksi di masing-masing wilayah.
Baca juga: Cabai Rawit dan Telur Ayam Picu Inflasi Desember Tertinggi 2 Tahun Terakhir"Kalau ada yang kelebihan produksi, kita diminta mendistribusikan dan bekerjasama dengan kementerian/lembaga serta institusi lain ke wilayah yang produksinya kurang," ujar Siti.
Menurutnya, program enyediaan pangan murah tersebut merupakan hasil kerja sama dengan TNI/Polri hingga produsen penyedia kebutuhan pokok, serta dilakukan di Halaman Markas Kodim Tigaraksa, Tanggerang, Banten.
Munifah berharap program penyediaan pangan murah tersebut dapat mendekatkan 12 bahan pokok strategis menjadi kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.
"Antusias masyarakat sangat tinggi, karena selisih harga yang ditawarkan cukup besar untuk beberapa komoditas pangan," ungkapnya.
Komandan Korem 052/Wijayakarna, Brigjen TNI Rano Tilaar menegaskan program ini menjadi langkah tepat, di mana dengan adanya program penyediaan pangan murah ini, masyarakat tidak akan kesulitan dalam menghadapi lebaran karena bisa mendapatkan barang yang lebih murah, dan kompetitif.
Baca juga: Puan Maharani Desak Pemerintah Atasi Lonjakan Harga Minyak GorengAmi salah satu pengunjung pasar murah mengaku antusias dengan adanya program ini, sebagai ibu rumah tangga dirinya merasa terbantu dalam mendapatkan kebutuhan bahan pokok.
"Beli daging harganya Rp85 ribu per kilogram, kalau di pasar Rp150 ribu. Saya juga beli minyak goreng Rp45 ribu per dua liter, saya cukup terbantu," tuturnya.
(sof)