LANGIT7.ID, Jakarta - Umat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan berunutrisi dan bergizi lengkap saat menunaikan ibadah
puasa Ramadhan, termasuk saat sahur ataupun berbuka.
Ketua Badan Pengembangan
Industri Halal (BPIH) MUI Jatim, M. Fathorrazi mengatakan, tujuan menjalankan ibadah puasa tidak lain untuk meningkatkan status dari seorang beriman, menjadi orang yang taqwa kepada Allah SWT.
"Artinya bila sudah menyandang status taqwa, maka sempurnalah hidup ini. Semua itu bisa diperoleh di antaranya melalui ibadah puasa," katanya seperti dilansri laman MUI, Senin (25/3/2022).
Disamping itu, lanjut dia, banyak hikmah yang bisa diraih umat dari menjalankan puasa. Puasa mengajarkan untuk mampu menahan makanan yang tidak diperkenankan, terutama karena waktunya belum diperbolehkan.
Baca Juga: Jawa Barat Kencangkan Proyek Wisata Halal Ramah Muslim"Bila dibawa kepada hal yang lebih luas, dapat disimpulkan bahwa Ramadhan melalui kegiatan puasanya, mendidik umat untuk selektif membedakan hal yang diperbolehkan, dan yang dilarang oleh Allah SWT," katanya.
Mudahnya, Ramadhan dapat dikatakan sebagai bulan untuk melatih umat menjadi manusia yang lebih selektif. Di mana manusia yang selektif akan tergambar dalam kegiatan sehari-harinya, termasuk dalam memilih makan untuk dikonsumsi.
Seperti firman-Nya: “Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di Bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (QS. Al Baqarah ayat 172).
Untuk bisa membedakan antara yang halal dan tidak halal, baik dan tidak baik, umat dapat mengacu pada aturan pemerintah terkait produk barang maupun jasa yang telah tersertifikasi halal.
"Kesimpulannya, wujud manusia selektif yang ditempa oleh Ramadhan, salah satunya dapat diwujudkan melalui Sertifikasi Halal yang sukses di Indonesia. Semoga!" tegasnya.
(bal)