Ilustrasi saat momentum Idul Fitri. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan satu Syawal Idul Fitri 1443 Hijriah jatuh pada Senin pekan depan, 2 Mei 2022. Tahun ini, Muhammadiyah mengimbau agar menjadikan lebaran Idul Fitri sebagai momentum kembali merajut ukhuwah dan menguatkan solidaritas.
Sekretaris PP Muhammadiyah, Agung Danarto mengatakan, pelonggaran kebijakan PPKM saat ini harus dimanfaatkan dengan bijak. Muslimin dapat kembali menjalin silaturahmi di mana selama dua tahun tidak bisa bertemu secara fisik pada momen Hari Raya Idul Fitri.
“Muslimin dan muslimat dimanapun berada untuk memanfaatkan Hari Raya Idul Fitri ini untuk memelihara silaturahmi dengan mengucapkan salam, atau mengunjungi sanak kerabat dalam rangka untuk menjaga silaturahmi setelah dua tahun terdampak Covid-19 tidak sempat untuk melaksanakan silaturahim,” tuturnya dilansir laman resmi Muhammadiyah, Selasa (26/4/2022).
Muhammadiyah menghimbau agar rangkaian perayaan Idul Fitri, seperti takbiran, pelaksanaan zakat fitrah, dan lain sebagainya dapat diselenggarakan dengan khusyuk dan seksama. Pada saat yang sama harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Sementara bagi pemudik, Agung berharap untuk tetap waspada dan berhati-hati di jalan hingga selamat sampai tujuan dengan selamat. Ia berpesan bagi pemudik untuk tidak memaksakan diri dalam berkendara, jika badan dirasa sudah lelah dan mengantuk supaya beristirahat.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”