LANGIT7.ID - , Jakarta -
Rambut adalah mahkota sekaligus aurat bagi setiap wanita. Maka itu, penting hukumnya untuk menutup rambut dari laki-laki yang bukan mahramnya.
Akan tetapi, rambut yang panjang terkadang membuat perempuan kesulitan mengurusnya, apalagi saat berhijab makanya banyak yang memotongnya menjadi pendek.
Tujuannya adalah untuk memudahkan saat mengenakan jilbab dan tidak menyebabkan kepanasan pada kepala.
Baca juga: Rutin Keramas hingga Scalp Detox, Cara Hijaber Sehatkan RambutLantas, bagaimana hukumnya seorang perempuan yang memotonng rambutnya jadi pendek tetapi ia tetap menggunakan
hijab?
Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya berkata wanita yang menutup auratnya dari laki-laki yang bukan mahramnya berarti ia merupakan wanita yang sholehah.
Menurut dia, rambut wanita adalah auratnya, maka itu penting kiranya untuk ditutup.
"Menutup aurat itu luar biasa di mana di hari ini banyak yang tidak peduli. Rambutmu adalah auratmu wahai wanita, kemuliaanmu. Semakin dirimu memiliki rasa malu yang tinggi maka semakin mulia kamu," ujar Buya Yahya dikutip dari Al-Bahjah TV, Rabu (4/5/2022).
Begitu sebaliknya, tambah Buya Yahya, semakin wanita tidak memiliki rasa malu, maka semakin rendah dirinya.
"Menutup aurat menunjukkan ia memiliki rasa malu. Itulah bagian dari keimanan," ucapnya.
Adapun memotong rambut disini memiliki larangan dari baginda Nabi SAW, "Allah murka kepada wanita yang menyerupai laki-laki atau laki-laki yang menyerupai perempuan".
Makna menyerupai di sini adalah ciri khasnya wanita yang ditiru pria atau khasnya laki-laki yang ditiru perempuan.
Baca juga: Mau Tanam Rambut, Ini Syarat, Efek Samping dan Biaya OperasinyaKata Buya Yahya jika seorang wanita memotong rambutnya karena memiliki kendala pada kesehatan dan lainnya, maka itu tidak masalah. Namun, jika tujuanya untuk meniru laki-laki, maka hukumnya haram.
"Jika seorang wanita memotong rambutnya, atau memendekkan rambutnya karena udzur misal sakit dan lainnya, maka tidak menjadi persoalan. Tapi, jika ia memotong pendek karena ingin meniru laki-laki yang ia pernah lihat, maka itu haram," tuturnya.
"Akan tetapi, jika potong pendek dengan ciri khas perempuan saja, tidak masalah," pungkas Buya.
(est)