LANGIT7.ID, Illinois - Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Illinois, sebuah negara bagian Amerika Serikat menggelar tradisi lebaran untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Acara yang dilaksanakan pada Senin, 2 Mei 2022 itu digelar secara sederhana.
Kisah perayaan lebaran ini di Illinois diceritakan mahasiswa asal Indonesia yang tengah mengambil jenjang doktoral di University of Illinois, Abrory Agus Cahya Pramana. Pria yang akrab disapa Abrory itu menyebut nuansa lebaran di Illinois memiliki kesamaan dengan pelaksanaan lebaran di Indonesia.
Hanya saja ada sedikit perbedaan. Jika di Indonesia ada cuti Idul Fitri yang ditetapkan pemerintah, di Amerika tidak ada. Selain itu, Idul Fitri juga tidak digelar di tanah lapang, tapi di masjid atau tempat khusus yang telah ditetapkan komunitas muslim.
"Ada sedikit perbedaan dengan di Indonesia. Kebetulan kita lebaran hari Senin, jadi kantor termasuk kampus tidak ada cuti ataupun libur," kata Abrory kepada LANGIT7.ID, Rabu (4/5/2022).
Meski begitu, semangat umat Islam di sana tetap semangat merayakan Idul Fitri. Orang-orang tetap berbondong-bondong datang ke masjid untuk menutup Ramadhan 1443 H. Mereka semangat untuk bertemu saudara-saudara muslim dan bertemu dengan komunitas lain.
"Mereka merasakan silaturahim, main ke rumah saudara, famili, teman, komunitas," tuturnya.
Baca Juga: Kyrie Irving Jadi Inspirasi Pemuda Muslim Amerika Berani Unjuk Diri
Pelaksanaan shalat id digelar dua kali, yakni pada pukul 07.30 dan pukul 10.00. Abrory menjelaskan, kloter pertama ditujukan untuk para mahasiswa dan pekerja. Itu dikarenakan tidak ada cuti Idul Fitri di sana.
Sementara, shalat id untuk pukul 10.00 biasanya dihadiri keluarga dan sanak famili yang memiliki waktu luang. Pada waktu itu juga ada zona anak-anak. Panitia lebaran menyediakan tempat khusus untuk anak-anak menikmati Hari Raya Idul Fitri dengan berbagai permainan.
Pada sore hari, agenda dilanjutkan dengan silaturahmi antar komunitas muslim. Masyarakat muslim di Amerika, terkhusus WNI, memanfaatkan waktu sore untuk saling mengunjungi. Mirip seperti di Indonesia.
"Kalau agenda khusus, kita mengadakan silaturahim bareng, pukul 05.00 sore melaksanakan silaturahim bareng komunitas muslim Indonesia di Amerika, khususnya yang ada di Urbana," pungkas Abrory.
(jqf)