LANGIT7.ID, Jakarta - Ada cara mengisi kembali dompet setelah memeriahkan
lebaran. Hal ini diperlukan agar bisa kembali mencukupi kebutuhan dan keperluan selama satu bulan ke depan.
Banyak masyarakat usai lebaran yang justru kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebab
dana cadangan pun tergerus hanya untuk memeriahkan hari raya.
CEO & Principal Consultant ZAP Finance, Prita Hapsari Ghozie mengatakan, pengeluaran masyarakat saat lebaran akan lebih besar daripada hari biasa.
Baca Juga: Tips Keuangan, Hemat di Bulan Syawal Biar Kamu Ga Makin BoncosHal itu karena tradisi masyarakat yang biasa memeriahkan lebaran dengan membeli kue, baju, hadiah, THR untuk sanak saudara dan lainnya.
"Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar keuangan kembali pulih dan terkendali usai Lebaran," ujarnya dikanal YouTube ZAPFinance TV.
Berikut cara mengisi kembali dompet yang sempat terkuras usai lebaran:
1. Evaluasi keuanganMenurutnya, hal pertama yang bisa dilakukan untuk memulihkan keuangan pasca Lebaran yakni melakukan evaluasi pengeluaran. Dalam hal ini, Sahabat bisa mencatat pengeluaran yang dihabiskan selama puasa dan Lebaran.
"Tujuannya, memudahkan Sahabat untuk memisahkan pengeluaran bulanan dan pengeluaran khusus hari raya. Evaluasi juga termasuk asal sumber penghasilan yang digunakan untuk membayar, serta jumlah utang yang dimiliki," katanya.
2. Lunasi utangSahabat yang memiliki utang juga harus memikirkan langkah dan menyiapkan dana untuk melunasinya. Jadi, walaupun Lebaran menjadi momen berbagi kebaikan, Sahabat juga tidak boleh lupa akan kewajiban bayar utang.
"Caranya dengan membuat daftar kewajiban yang dimiliki. Sehingga bisa menentukan utang mana yang sebaiknya dilunasi lebih dahulu, seperti kartu kredit atau pinjaman online," ungkapnya.
3. Catat pengeluaranDengan mencatat pengeluaran bulanan, Sahabat bisa menentukan budgeting dari dana yang ada. Hal itu dilakukan demi mengendalikan keuangan agar tetap sehat.
"Jadi setiap kali catatan ini dibuka, kita tahu jumlah uang yang sudah dikeluarkan dalam periode tertentu. Bila jumlah uangnya terlalu besar maka harus menghilangkan beberapa pos yang menyebabkan pengeluaran menjadi semakin membengkak," jelasnya.
4. Tunda keinginanKetika pengeluaran dalam satu bulan sudah terlalu bengkak, ada baiknya Sahabat menunda untuk membeli keinginan yang kurang penting.
"Tunda dulu keinginan untuk membeli barang barang yang tidak dibutuhkan dan pilihlah opsi termurah untuk berbagai pengeluaran," ujarnya.
Menurutnya, hal itu dilakukan sampai kondisi keuangan pasca Lebaran sudah pulih. Paling tidak, sampai saldo dana darurat kembali seperti semula.
(bal)