LANGIT7.ID - Sedotan plastik nyaris tidak bisa dipisahkan dengan gaya hidup konsumsi masa kini. Hampir setiap hari alat minum ini dijumpai di restoran, kafe, warung-warung pinggir jalan bahkan di rumah tangga.
Ukuran boleh kecil, tapi pemakaian massal sedotan plastik mulai menimbulkan masalah serius terhadap lingkungan. Edukasi minim terhadap manajemen sampah dan kesadaran kurang di masyarakat berkontribusi pada sampah plastik, termasuk sedotan.
Bahannya yang sulit terurai menjadikan polutan berbahaya, terutama di perairan. Tak jarang kita mendengar kisah fauna laut, terluka akibat terjerat sedotan plastik di leher atau sirip.
Jika toh masih membutuhkan sedotan, waktunya mengganti dengan yang berbahan ramah lingkungan. Berikut alternatif bahan sedotan yang telah diproduksi untuk mengganti versi plastik.
1. Sedotan Kertas
Sedotan kertas mulai banyak digunakan sebagai alternatif pengganti sedotan plastik. Bahannya yang dari kertas membuat sedotan ini mudah terurai tidak lama setelah digunakan.
Sedotan kertas tetap nyaman digunakan ketika minum, terbuat dari kertas khusus sehingga tidak mudah bocor atau meleleh saat digunakan. Sudah cukup banyak kafe-kafe yang mulai beralih menggunakan sedotan kertas dalam menyajikan minumannya.
2. Sedotan Bambu
Banyak kita ketahui kalau bambu memiliki banyak manfaat dan bisa diolah menjadi apa pun, termasuk sedotan. Sedotan ini dinilai sangat ramah lingkungan karena terbuat dari batang bambu, kelebihannya sedotan ini bisa digunakan lebih dari sekali.
Ketika sudah tak bisa dipakai, sedotan cukup dikubur di tanah mengingat bahannya mudah terurai. Tapi harus diingat, meskipun bisa dipakai ulang, sedotan bambu memiliki masa pakai yang tidak terlalu lama, jika sudah mulai terkelupas segera ganti baru agar lebih aman untuk kesehatan. Jangan lupa buang sedotan lamamu dengan benar.
3. Sedotan Akrilik
Sedotan lain yang bisa menjadi alternatif adalah sedotan akrilik. Bahan akrilik memiliki cukup ketahanan terhadap suhu, sehingga kamu bisa digunakan baik untuk minuman panas atau dingin.
Sedotan akrilik banyak hadir dalam ragam warna transparan menimbulkan kesan kekinian. Sayangnya, pemakaian yang terlalu lama bisa menyebabkan sedotan ini pecah, sehingga harus berhati-hati dalam pemakaiannya.
4. Sedotan stainless steel
Sedotan ini merupakan pembuka tren untuk sedotan alternatif pengganti plastik. Terbuat dari bahan stainless steel, alat ini diperuntukkan untuk penggunaan berkali-kali dalam kurun waktu cukup panjang alias awet.
Cocok untuk dibawa kemanapun termasuk saat traveling. Saat ini sudah banyak kafe atau restoran yang mengganti sedotan plastik dengan sedotan stainless ini, selain ramah lingkungan juga bisa menambah kesan estetik.
Sedotan ini wajib banget dibersihkan seksama terutama usai dipakai untuk minuman pekat seperti es coklat, susu atau es kopi, agar bakteri tidak menempel, karena itu dia disertai sikat pembersih. Sedotan stainless steel tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk, ada yang lurus, bengkok, dan berdiameter besar untuk minuman boba.
5. Sedotan silikon
Selanjutnya ada sedotan silikon yang penampilannya menggemaskan. Berbagai warna neon mencolok jadi daya tarik utamanya. Selain itu, sedotan berbahan ini punya tekstur yang lentur, sehingga tidak mudah rusak, gampang dilipat dan ringan dibawa-bawa
Berkat teksturnya yang lentur proses mencucinya terasa lebih mudah. Sebelum membeli sedotan silikon kamu harus teliti dan jeli. Terlebih cermati bahan pewarna digunakan, jangan sampai yang membahayakan kesehatan.
Hal yang paling utama adalah, apa pun bahan sedotan yang dipakai, kalau tidak memiliki kesadaran dan tanggung jawab ketika menggunakan dan membuangnya, semua akan berakhir sama seperti sedotan plastik.
(arp)