LANGIT7.ID - , Jakarta - Pernikahan berarti mengikat kedua pasangan untuk komitmen hidup bersama dalam satu atap. Namun, terkadang ada suatu kondisi yang tentunya tidak direncanakan mengharuskan kedua pasangan tersebut untuk LDR.
Long distance marriage (LDM) merupakan hubungan jarak jauh yang dijalani pasangan suami istri lantaran menempuh studi atau pekerjaan.
Baca juga: Survei Ideas: Perceraian Meningkat, Pernikahan MenurunUstadz Salim A. Fillah mengatakan selama-lamanya LDM itu maksimal empat bulan. Jadi, tambahnya jika bisa, Anda harus menyiapkan uang untuk dapat saling bertemu maksimal empat bulan sekali maksimal.
"Ini tentang fikihnya, menurut Sayydina Umat Bin Khattab maksimalnya empat bulan sekali," ujar Ustadz Salim dikutip dari kanal YouTube Pro-You Channel, Senin (16/5/2022).
Selanjutnya, ia berkata dalam pertemuan tersebut usahakan waktunya berkualitas, mulai dari
familly time hingga
couple time-nya.
"Jangan sampai, sudah jarang bertemu tetapi saat bertemu kita melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Misal sibuk dengan gadget masing-masing, urusan masing-masing bahkan sibuk dengan kelelahan masing-masing. Jangan sampai seperti itu," ucapnya.
Jadi, katanya jadikan momen bertemu tersebut dengan berkualitas bersama keluarga.
Baca juga: Sahkah Perkawinan Tanpa Restu Orang Tua?Lebih lanjut, tutur Ustadz Salim intensitas komunikasi tetap harus dijaga. Misal ungkapan-ungkapan cinta dan kerinduan antara keluarga harus terus disambungkan.
Tidak hanya itu, komunikasi dengan anak juga harus terus dijaga misal hanya sekedar menanyakan PR atau hafalan-hafalan ayat Alquran yang sedang mereka lakukan.
(est)