Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 15 Juni 2026
home masjid detail berita

Haji atau Umrah Dulu Bila Uang Pas-pasan? Ini Kata Buya Yahya

mahmuda attar hussein Ahad, 15 Mei 2022 - 14:30 WIB
Haji atau Umrah Dulu Bila Uang Pas-pasan? Ini Kata Buya Yahya
Ilustrasi menunaikan ibadah haji. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Masyarakat yang memiliki keuangan serba cukup alias pas-pasan, sering dibingungkan terkait mana yang lebih utama, haji atau umrah? Berikt penjelasan Buya Yahya.

Penceramah, Buya Yahya menjelaskan umat harus paham bahwa ibadah haji itu wajib bagi yang mampu, sehingga tak perlu memaksakan diri.

"Tidak perlu memaksakan dengan berutang, itu namanya haji utang. Cukup sholat dhuha dan Jumatan, Anda sudah dapat pahala haji," kata dia dikutip dari kanal YouTube-nya, Senin (16/5/2022).

Baca Juga: Penyebab Banyak Jemaah Haji Wafat saat Ibadah di Mekkah

Menurut dia, umat tidak boleh memaksakan diri bila dirasa memang belum mampu menunaikan ibadah di Tanah Haram. Bahkan dia juga menegaskan, tidak diwajibkan bagi siapapun mencari uang untuk digunakan ibadah Haji.

"Tolong pahami, jangan salah. Mencari uang itu diwajibkan untuk menafkahi istri. Anda akan siap naik Haji kalau tiba-tiba sudah kaya, rezeki berlebih dan lancar, itu baru wajib naik Haji," ungkapnya.

Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini menambahkan, orang yang telah memiliki cukup uang untuk Haji maka harus digunakan untuk Haji. Namun, orang yang uangnya baru cukup untuk Umrah, dipersilakan Umrah.

"Dosa itu orang kaya yang sudah meninggal tapi bahkan belum berniat untuk Haji. Sementara orang yang hidup serba berkecukupan, lantas meninggal dunia maka tidak dituntut untuk Haji," jelasnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 15 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:49
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)