LANGIT7.ID - Club Deportivo Palestino memiliki ikatan kuat dengan
Palestina. Warna merah, hijau, putih dan hitam yang merupakan warna bendera Palestina menunjukkan betapa klub tersebut memiliki ikatan kuat dengan bangsa
Palestina.
Chile dan Palestina merupakan dua negara yang terletak di sisi bumi yang berbeda. Dua negara ini terpisahkan oleh benua Afrika serta Samudra Atlantik. Meski begitu, dua negara ini memiliki koneksi yang kuat dalam bentuk klub sepak bola.
Palestino merupakan bahasa Spanyol untuk Palestina. Selain warna tim yang serupa, Bank of Palestine yang menjadi sponsor di jersey Palestino makin menguatkan solidaritas tersebut.
Klub ini bermarkas di Santiago, ibu kota Chile. Deportivo Palestino juga dijuluki Arabes dan Tetracolores. Palestino berhak menyematkan dua bintang, karena menyabet gelar juara Liga Primera Chile pada 1958 dan 1978. Pada 2008 silam, Palestino finis di posisi
runner-up. Di musim ini, Deportivo Palestino menduduki posisi ke-9 di klasemen sementara
Champenato Chileno atau Liga Primera Chile.
Baca Juga: Siapa Sangka, Islam Ternyata Mulai Berkembang di Chile Amerika Latin
Mengutip laman resmi klub, Palestino didirikan oleh imigran Palestina untuk mengikuti turnamen lokal di Osorno, 1000 kilometer dari Santiago. Itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan karena masyarakat Chile menolak pesepakbola bola imigran, termasuk dari Palestina.
30 tahun berselang, terbentuklah Deportivo Palestino, dan diproklamasikan sebagai klub profesional. Klub itu juga sudah diterima secara utuh oleh seluruh lapisan masyarakat Chile. Manajemen klub lalu pindah ke Santiago. Namun baru pada 1988 mereka memiliki stadion sendiri yang diberi nama
Estadio Municipal de La Cisterna. Di stadion itu, ada pula museum virtual pertama di Chile. Museum itu berisi riwayat dan sejarah klub. Siapa saja bebas berkunjung dan memasuki ruang ganti pemain. Terdapat pula jersey berusia 40 tahun lalu hasil sumbangan para mantan pemain Club Deportivo Palestino.
(jqf)