LANGIT7, Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) mengapresiasi para petinju yang membuat cabang olahraga tersebut berhasil meraih hasil terbaik dalam 30 tahun terakhir pada SEA Games Vietnam. Hal tersebut diutarakan langsung Ketua Umum PP Pertina Mayjen TNI (purn) Komaruddin Simanjuntak.
Dia mengaku bangga kepada enam petinju yang turun bertanding pada pesta olahraga sesama negara Asia Tenggara tersebut. Pasalnya, para petinju menunjukkan performa terbaik, secara teknik, strategi, dan juga taktik. Sehingga, kata dia, para petinju Indonesia mampu mengimbangi lawan-lawannya.
Baca Juga: Prestasi Atletik Jeblok, Odekta Elvina Sentil Nama Luhut"Ini menunjukkan bahwa program latihan yang disusun oleh manajer, berkolaborasi dengan pelatih kepala, dan seluruh semua masukkan itu dilaksanakan dengan baik, ini yang saya lihat," kata Komaruddin di Bac Ninh Gymnasium, Bac Ninh, Vietnam, Ahad (22/5/2022).
Komaruddin juga mengatakan, hasil medali yang dipersembahkan para petinju pada SEA Games ke-31 kali ini sesuai target yang ditetapkan. "Terbukti dari 30 tahun terakhir kita di dalam SEA Games tidak pernah lagi mendapatkan hasil seperti sekarang, saat ini Pertina sudah bisa merebut satu emas, tiga perak, dan satu perunggu, hanya satu yang lolos," kata Komaruddin.
Menurut Komaruddin, PP Pertina memang hanya melaporkan target satu emas kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Namun, dia bersyukur empat atlet tinju mampu lolos ke babak final, satu terhenti pada semifinal, dan satunya lagi belum dapat meraih medali, yang menurut dia wajar terjadi.
Baca Juga: Klasemen Perolehan Medali: Kumpulkan 50 Emas, Indonesia Huni Tiga BesarKomaruddin bertekad meningkatkan capaian lima medali tersebut pada Asian Games yang seharusnya berlangsung pada September 2022, tetapi ditunda hingga 2023. Selanjutnya, Komaruddin mengatakan, para atlet akan diberikan waktu istirahat setidaknya tujuh hari sepulang dari Vietnam.
"Jadi, kita harus bisa mengimbangi itu, tentunya dengan program yang sangat keras," kata Komaruddin.
Mereka kemudian akan kembali ke kamp untuk melaksanakan pelatnas dalam upaya mencapai target selanjutnya di Kejuaraan Dunia tahun ini. Komaruddin juga mengungkapkan bahwa Kejuaraan Dunia tersebut akan digelar di Manado pertengahan Oktober yang merupakan pertama kali Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan tinju dunia.
Baca Juga: Angkat Besi Sumbang Medali Emas, Menpora: Motivasi Bagi Para Atlet"Kita sudah dapat surat balasan dari presiden tinju dunia. Kita dipercaya sebagai penyelenggara, dan ini sejarah ya, belum pernah terjadi di Indonesia, ini yang dipercaya Pertina-nya untuk menyelenggarakan kejuaraan dunia," kata Komaruddin. (Sumber:
Antaranews)
Baca Juga:
Eko Yuli Sumbang Medali Emas ke-46 Indonesia
Dikalahkan Tim Putri Thailand, Apriyani Bersyukur Indonesia Raih Perak
Timnas Indonesia Kalah dari Thailand, Menpora: Jangan Jadi Beban Pikiran(asf)