LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves)
Luhut Binsar Pandjaitan menawarkan kawasan industri hijau di Kalimantan Utara (Kaltara) dalam negosiasinya dengan CEO Tesla Elon Musk. Luhut menyebut, kawasan terbesar di dunia itu akan dapat mewujudkan keinginan
Elon Musk terkait produk ramah lingkungan (
green product).
"Ini salah satu bagian negosiasi saya dengan Tesla yang tidak gampang negosiasinya. Saya bilang, 'Elon, kalau kau mau dapat
end to end, dapat produk baterai yang
green product, dapat mobil yang
green product, ya tempatnya di sini'," katanya keterangan resminya, Rabu (25/5/2022).
Baca Juga: Bahlil: Tesla Bakal Investasi Baterai dan Mobil Listrik di IndonesiaLuhut menyebut kawasan industri hijau di Kaltara akan mentransformasi Tanah Air. Kawasan tersebut diklaim menjadi tempat industri terintegrasi terbesar di dunia dengan luas hingga 30.000 hektare. Selain itu, kawasan tersebut berpotensi 10.000 MW listrik dari tenaga air (
hydropower), 10.000 MW listrik dari panel surya dan 2,9 TCF gas.
"Ini satu yang akan mengubah, Indonesia. Kita punya
the largest integrated industry nanti di Kalimantan Utara," katanya.
Pembangunan kawasan industri di Kaltara, itu telah dimulai pada Desember 2021 lalu. Menurut Luhut, proyek kawasan itu telah dimulai sejak lima atau enam tahun silam.
Baca Juga: Elon Musk Rencanakan Kerja Sama dengan Indonesia Lewat SpaceX dan TeslaSelain itu, tim
Tesla juga sudah berkunjung ke Indonesia san diajak ke sentra industri
nikel di Morowali. Luhut mengklaim, tim Tesla terkesan dengan perkembangan hilirisasi nikel di Indonesia.
"Ini sudah
groundbreaking. Lima atau enam tahun lalu saya mulai proyek ini, saya tinjau. Sekarang kita akan punya
petrochemical terbesar di dunia. Ini total 132 miliar dolar AS untuk seluruh proyek ini," katanya. (Sumber:
Antaranews)
Baca Juga:
Elon Musk Berencana Gandeng Indonesia Lewat SpaceX dan Tesla
Elon Musk Ingin Datang ke Indonesia Setelah Diajak Ngobrol Jokowi(asf)