LANGIT7.ID, Jakarta - Perusahaan bir asal Belanda, Heineken dikabarkan menjadi sponsor untuk ajang balap
Formula E Jakarta. Hal tersebut kemudian menjadi perbincangan hangat dikalangan publik yang mempertanyakan sikap panitia penyelenggara balap mobil listrik tersebut.
Ketua Fraksi
Gerindra DPRD DKI, Rani Maulani mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurutnya, Formula E merupakan ajang balap internasional dan para penontonnya pun bukan berarti harus meminum bir.
Baca Juga: Digelar 4 Juni 2022, Begini Cara Beli Tiket Formula E Jakarta 2022"Bir itu minuman umum di kalangan internasional, kalau pun ikut dalam sponsor bukan berarti semuanya jadi harus minum bir. Sama seperti misalnya sponsor rokok bukan berarti semua harus merokok dan eventnya juga balapan mobil, kecuali eventnya berkaitan dengan anak-anak yang tentunya ada sponsor-sponsor yang memang sebaiknya dihindari," kata Rani kepada wartawan di Jakarta, dikutip Jumat (27/5/2022).
Rani mengungkapkan bahwasanya perhelatan Formula E membutuhkan dana yang besar dalam pelaksanaannya. Dia meminta semua pihak untuk berpikir positif dan realistis serta tidak julid terkait adanya perusahaan bir menjadi sponsor Formula E.
"Sponsor itu kan sifatnya bantuan agar event ini bisa berjalan tentunya butuh support yang besar, terutama dalam kebutuhan dana. Itu sudah dalam pertimbangan yang matang sehingga tidak mengganggu atau menghambat jalannya event. Untuk siapa pun bisa berpikir positif dan realistis untuk support event ini tanpa ada kejulidan yang dicari," ujarnya.
Baca Juga: Jokowi Tinjau Sirkuit Formula E: Treknya Sudah SiapLebih lanjut, Rani meminta kepada masyarakat untuk mendukung dan mendoakan agar perhelatan Formula E bisa berjalan lancar tanpa kendala. "Sebenarnya kita excited sama event ini, tapi ada arus yang memengaruhi dan mencari celah kelemahan. Sudah tinggal seminggu, yuk support dan berdoa semoga semuanya lancar," tuturnya.
Seperti diketahui, balap Formula E Jakarta bakal digelar pada 4 Juni 2022 di
Ancol, Jakarta Utara. Lintasan balap Formula E memiliki layout searah jarum jam dengan total panjang 2,4 kilometer berbentuk menyerupai kuda lumping, dengan lebar rata-rata 14 meter, panjang garis lurus 600 meter dan memiliki 18 tikungan.
Baca Juga:
Dampingi Jokowi, Anies: Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Formula E
Wagub Tepis Anggapan DKI Utamakan Formula E Dibanding Atasi Banjir(asf)