LANGIT7.ID-, Jakarta - - Dewan Pimpinan Pusat (DPP)
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memutuskan untuk memecat
Wahyu Moridu sebagai
anggota DPRD Provinsi Gorontalo.
Keputusan tersebut diambil setelah viral video
Wahyudin yang menyebut dirinya akan merampok uang negara.
Baca juga: 5 Fakta Menarik Usulan Surakarta jadi Daerah Istimewa, Politisi PDIP Sebut Tak Penting"DPP PDI Perjuangan memutuskan memecat anggota DPRD Gorontalo,
Wahyudin Moridu, atas tindakannya yang mencederai hati rakyat. DPP PDI Perjuangan juga menegaskan tidak akan menoleransi perbuatan tersebut," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, dalam keterangan resmi pada Sabtu (20/9/2025).
Keputusan tersebut dikeluarkan setelah DPRD dan DPD Gorontalo melakukan klarifikasi terhadap
Wahyudin. Hasil klarifikasi tersebut kemudian dilaporkan kepada DPP, memohon untuk diambil tindakan organisasi atas perbuatannya.
Komarudin Watubun menjelaskan Komite etik dan disiplin telah merekomendasikan kepada DPP. Hari ini, Sabtu, DPP mengeluarkan surat pemecatan kepada yang bersangkutan, dan dalam waktu dekat segera dilakukan PAW (Pergantian Antar Waktu).
"Saya mau sampaikan kepada seluruh kader partai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote untuk tetap menjaga kedisiplinan, etik, kehormatan, wibawa partai maupun keluarga masing-masing," tegas Komarudin Watubun.
Komarudin Watubun juga menegaskan agar kader tidak melakukan tindakan-tindakan yang mencederai partai, mencederai hati rakyat.
Baca juga: 5 Fakta Pertemuan Prabowo dan Megawati di Teuku Umar, Sinyal PDIP Masuk Pemerintahan?"DPP akan ambil tindakan pemecatan yang sama seperti yang dilakukan oleh
Wahyudin Moridu," pungkas Komarudin Watubun.
Sebelumnya video
Wahyudin Moridu yang mengatakan dirinya menggunakan uang negara untuk bepergian ke Makassar. Dalam video yang viral tersebut, tampak Wahyudin mengendarai mobil bersama seorang wanita.
"Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita
rampok aja uang negara ini kan. Kita habiskan aja, biar negara ini semakin miskin," ujar Wahyudin dalam video tersebut.
Ucapan itu lantas berbuah bajir kecaman dari publik. Terlebih Wahyudin merupakan anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024-2029 dari Fraksi PDIP.
Usai video tersebut viral,
Wahyudin Moridu didampingin sang istri menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram miliknya.
"Sesungguhnya saya tidak berniat menyinggung perasaan masyarakat Gorontalo yang saya wakili. Semua ini murni kesalahan saya. Atas kejadian ini saya mohon maaf," kata Wahyudin.
Dalam video tersebut, Wahyudin juga menegaskan siap menerima konsekuensi atas perbuatannya.
Baca juga: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Ditahan KPK, Pakai Rompi Oranye dan Tangan Diborgol"Saya siap menerima dengan lapang dada," ucapnya.
(est)