LANGIT.ID, Jakarta - Profesi entrepreneur ataupun intrapreuneur sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun mana yang lebih cocok Anda dijalani sekarang?
CEO dan Co-founder CIAS, Indrawan Nugroho menyebutkan kelebihan dan kekurangan keduanya. Pertimbangan ini mesti diketahui seseorang yang akan memulai berbisnis.
Menurut dia, seorang intrapreneur mendapatkan jaminan finansial. Ini merupakan kelebihan yang akan didapatkan.
"Artinya, mereka akan mendapatkan gaji tetap bulanan," kata dia dalam keterangannya, Senin (30/5/2022).
Sementara kekurangannya yakni keterbatasan gerak. Dengan kata lain, intrapreuneur memiliki keterbatasan dan tidak leluasa menjalankan apa yang menjadi idenya.
"Anda tidak bisa mengeksekusi sebuah ide secara langsung karena ada beberapa kepentingan di sana. Emang perusahaan bapakmu, gitu," ujarnya.
Sebaliknya, menjadi entrepreneur akan mendapatkan total control terhadap usaha atau perusahaan yang dijalankan. Hal itu dikarenakan mereka memegang kendali penuh terkait arah perkembangan usaha yang dijalankannya.
"Jadi apapun yang menjadi ide kreativitasnya dia bisa eksekusi semua, tidak ada yang tidak bisa, kecuali market. Tapi intinya dia punya total control di situ," ujarnya.
Sementara kekurangannya, entrepreneur memiliki peluang gagal yang tingggi. Bila risiko paling tinggi intrapreuneur adalah dipecat, maka entrepreneur memiliki risiko kerugian harta, aset, bahkan meninggalkan utang.
(bal)