Para Dai Dewan Dakwah Bina Warga di Daerah Pedalaman
fajar adhityaSelasa, 03 Agustus 2021 - 22:25 WIB
Para dai dewan dakwah bersama anak-anak di pedalaman daerah. (Foto: Laznas Dewan Dakwah).
LANGIT7.ID, Jakarta - Para dai dari Dewan Dakwah mengabdi kepada warga di pedalaman daerah. Bukan hanya mengajarkan ilmu agama, mereka juga menjadi sahabat masyarakat, termasuk anak-anak di tempat mereka ditugaskan berdakwah.
Salah satu dari mereka, Ustadz Asyrof, menjadi teman bagi anak-anak di pedalaman wilayah Aceh. Mereka menaiki becak bersama, berkeliling kampung dengan suka cita.
Keberadaan dai Ustadz Asyrof dan para dai lainnya sangat dibutuhkan warga. Mereka menjadi teman bermain, belajar dan bersuka ria. Cara inilah yang dipakai para dai untuk bisa menyatu dengan warga dan melakukan pembinaan karakter serta nilai-nilai Islam kepada masyarakat.
Mereka mengabdi minimal selama dua tahun untuk berdakwah di lingkungan masyarakat dan generasi mudanya dengan nilai-nilai Islam. Tugas mereka membina anak-anak agar memiliki benteng kokoh dengan pondasi agama.
Anak-anak menjadi salah satu target utama mereka karena terkait pendidikan akhlak dan pembentukan karakter. Apalagi di zaman sekarang, perkembangan teknologi semakin maju dan membawa sejumlah pengaruh negatif.
Ustadz Asyrof menilai, anak-anak perlu dibina dengan tepat agar terhindar dari hal-hal buruk yang dapat merusak mereka. Itulah alasan mengapa anak-anak perlu mendapat pembinaan sejak dini.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”