LANGIT7.ID, Jakarta - Pencarian
Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril masih berlanjut hingga hari Senin (6/6/2022). Pencarian kali ini merupakan hari ke-12 setelah Eril dinyatakan menghilang pada 26 Mei lalu.
Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Bern, Swiss, menyatakan pencarian Eril akan terus dilakukan sampai ditemukan jasadnya. "Hingga hari ini upaya pencarian tersebut masih dilakukan secara optimal," kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Bern, Muliaman Hadad dalam konferensi persnya.
Baca Juga: Rindu pada Eril Sang Buah Hati, Atalia: Di Mana, Ril? Sini PulangPencarian Eril di
Sungai Aare terus dilanjutkan dalam koordinasi Polisi Maritim Bern. Dari keterangan polisi, pencarian mencakup 29 KM wilayah Sungai Aare.
Selain pencarian, otoritas terkait juga melakukan pendampingan terhadap keluarga besar Eril yang saat ini masih berada di Bern. Cuaca yang diliputi hujan dan badai terutama di daerah pegunungan membuat debit air sungai Aare akan terus meningkat.
"Jumat (3/6) lalu saya bersama paman Eril (Elpi Nazmuzzaman) kembali bertemu dengan kepala polisi maritim dan tim kepolisian Bern untuk memperoleh informasi perkembangan. Polisi menyatakan akan terus melanjutkan pencarian," ujar Muliaman.
Baca Juga: Eril di Mata Sahabat: Baik, Rendah Hati, Peduli, dan SupelMenurutnya, salah satu kendala yang dialami petugas SAR adalah perubahan cuaca. Cuaca yang diliputi hujan dan badai terutama di daerah pegunungan, sehingga debit air Sungai Aare terus meningkat.
"Area yang menjadi kendala adalah kondisi dinamis Sungai Aare. Pada akhir-akhir ini, cuaca diwarnai hujan dan badai yang ada di beberapa lokasi," ungkapnya.
Pihak Kepolisian Bern optimis bahwa naiknya temperatur pada musim panas akan berimplikasi pada penambahan debit air dan intensitas aktivitas pengunjung di sepanjang Sungai Aare. Peningkatan dinamika di sungai Aare ini diharapkan akan berkontribusi positif dalam proses pencarian.
Baca Juga:
Dubes Palestina Sampaikan Belasungkawa ke Ridwan Kamil
5 Fakta Emmeril Khan Mumtadz, Jadi Kisah Haru Netizen Indonesia(asf)