Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 13 Maret 2026
home masjid detail berita

Tafsir Al Fatihah Ayat 6-7: Jalan yang Diridai dan Dimurkai Allah

Jaja Suhana Selasa, 07 Juni 2022 - 06:00 WIB
Tafsir Al Fatihah Ayat 6-7: Jalan yang Diridai dan Dimurkai Allah
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Surat Al Fatihah disebut sebagai surat pembuka di dalam Al-qur'an. Selain itu Al-fatihah disebut juga induk Al-qur'an karena kandungan ayatnya yang luar biasa.

Salah satunya ayat ke enam dan tujuh menjelaskan tentang jalan yang lurus dan jalan yang sesat. Berikut redaksi ayat 6-7 surat Al Fatihah:

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Baca Juga: Tadabbur At-Taubah Ayat 129: Cukuplah Allah sebagai Penolong

Artinya: "Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

Menurut as-Shobuni dalam Rawai' al-Bayan, al sirath al mustakim (jalan lurus) diartikan sebagai doa agar kaum muslimin diselamatkan saat meniti jembatan sirath. Apabila seseorang berhasil melalui jembatan it,u maka ia akan selamat dan masuk surga, namun apabila gagal maka akan tergelincir jatuh ke neraka.

Jalan yang lurus juga diartikan agama Islam itu sendiri. Agama yang mengajarkan kebaikan dan jalan keselamatan di dunia dan akhirat.

Selanjutnya, maksud dari an amta 'alaihim (orang-orang yang diberi nikmat), yakni para nabi, para shadiqin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shaleh. Allah memberi kenikmatan beragama kepada mereka dan membalas kebaikan mereka dengan nikmat tiada tara.

Baca Juga: Tuntunan Berpakaian saat Shalat, Cukupkah Hanya dengan Menutup Aurat?

Menurut Ibnu Katsir, makna al maghdubi 'alaihim (yang dimurkai) yakni orang-orang yang menentang kebenaran padahal memiliki ilmu. Mereka adalah orang-orang Yahudi, yang selalu menentang para nabi utusan Allah.

Sedangkan makna adh dhaliiin (yang sesat) yakni orang-orang yang menentang kebenaran karena bodoh dan tidak memiliki ilmu. Mereka adalah orang-orang Nasrani, yang tidak mau mengakui kenabian Rasulullah Muhammad SAW.

Sementara makna ayat 6-7 surat Al Fatihah menurut tafsir Jalalain, yaitu perintah kepada manusia agar senantiasa berdoa dalam setiap aktivitasnya. Doa yang dimaksud, yaitu agar dibimbing oleh Allah kepada jalan yang lurus sebagaimana jalan kekasih Allah.

Umat muslim juga diperintahkan berdoa agar dijauhkan dari murka Allah dan dijauhkan dari kesesatan, sebagaimana kaum Yahudi dan Nasrani yang menentang para nabi dan rasul.

Baca Juga: Pesan Jokowi ke Emil: Semua Milik Allah, kepadaNya Kita Kembali

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 13 Maret 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:06
Ashar
15:11
Maghrib
18:10
Isya
19:18
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)