LANGIT7.ID, Jakarta - KBRI di Bern, Swiss memastikan pencarian
Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril tetap berlanjut hingga jasadnya diketemukan. Wilayah pencarian Eril di
Sungai Aare pun semakin meluas.
Sampai Selasa kemarin, tim SAR dan kepolisian telah menjelajah hingga 30 kilometer area Sungai Aare. Metode pencarian setiap hari disesuaikan dengan kondisi Sungai Aare yang selalu berubah sesuai perkembangan cuaca.
Baca Juga: Ditemani Arkarna, Ridwan Kamil Kembali Berkantor di Gedung SateMenurut siaran media KBRI Bern, perubahan metode juga memperhatikan aspek keselamatan seluruh petugas yang terlibat pada misi pencarian. Tim pencari beharap membaiknya cuaca dapat berdampak positif pada hasil misi pencarian.
Saat cuaca baik, jumlah pengunjung di Sungai Aare cenderung meningkat. Misalnya pada musim panas tahun 2021, jumlah pengunjung yang beraktivitas di Sungai Aare dapat mencapai 18.000 orang dalam satu hari. "Kepolisian Bern menilai bahwa peningkatan pengunjung akan memberikan dampak positif bagi upaya pencarian," tulis pernyataan KBRI dikutip Rabu (8/6/2022).
Baca Juga: Kedepankan Jurnalisme Empatik, Keluarga Emil Apresiasi Peran MediaMenurut penjelasan Kepolisian, Eril mengalami situasi darurat pada saat berenang. Sejak menerima laporan orang hilang, Kepolisian Swiss berkomitmen akan terus berupaya keras untuk menemukan Eril dengan mengerahkan berbagai metode pencarian.
Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman Dharmansyah Hadad pada konferensi pers awal pekan ini mengatakan polisi di Bern menggunakan beberapa metode dalam misi pencarian Eril. Metode tertsebut antara lain patroli darat, patroli air, menggunakan drone pengintai, alat pantau bawah air, hingga penugasan penyelam.
Baca Juga:
KBRI Swiss: Informasi Pencarian Eril Terus di Update Secara Berkala
Tim SAR Optimistis Perubahan Cuaca Beri Kabar Baik Pencarian Eril(asf)