LANGIT7.ID, Jakarta - Keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) melakukan ziarah ke makam almarhum di Cimaung, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/6/2022) sore. Ini bertepata dengan hari kelahiran Emmeril Kahn Mumtadz atau yang akrab disapa Eril.
Ziarah yang dilakukan oleh Emil bersama keluarga diiringi pula oleh masyarakat yang turut mendoakan. Ia pun mempersilakan masyarakat yang ingin berziarah ke makam Eril untuk mendoakan.
"Kami tidak menutupi siapapun yang ingin berziarah mendoakan karena pada dasarnya itu baik," kata Emil dalam keterangannya.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Takziah ke Rumah Dinas Ridwan KamilSelain masyarakat sekitar yang hadir, keluarga Emil juga mengundang para sahabat Eril dari SD-SMP-SMA, beserta guru-gurunya semasa sekolah. "Kami juga mengundang sahabat-sahabat Eril dari SD-SMP-SMA, termasuk ibu gurunya juga hadir karena mereka pahlawan tanpa tanda jasa, dan guru itu orangtua saat di sekolah," ujarnya.
Dalam acara tersebut, Emil juga melakukan gerakan kegiatan berbagi kebaikan dan keberkahan. Kegiatan berbagi kebaikan dan keberkahan yang diberi nama GEBERKAHN itu dilakukan bersama anak yatim piatu.
Baca Juga: Hikmah soal Kematian, Ustadz Adi Hidayat: Hidup Hanya SementaraEmil bersama istri, Atalia Praratya Kamil menyambangi Panti Asuhan Restu Ibu di Pameungpeuk, Kabupaten Bandung. "Pesan dari Ibu Atalia, berjuta doa datang dari berjuta kebaikan yang kita tanam selama kita di dunia," katanya.
Berbagi 10 Ribu SembakoDalam momentum hari berbagi kebaikan ini, Kang Emil menyebutkan ada sekitar 10 ribu paket sembako yang disebarkan oleh relawan anak-anak muda Jabar Bergerak Zillenial (JBZ) ke 18 kabupaten/kota di Jabar.
"Lebih dari 10.000 paket sembako disebarkan oleh banyak relawan anak-anak muda, kemudian teman-temannya menamai gerakan berbagi kebaikan ini sebagai GEBERKAHN. Kahn diambil dari nama tengah Eril, disingkat terjemahannya menjadi Gerakan Berbagi Kebaikan dan Keberkahan (GEBERKAHN)," ujar Emil.
Menurut Emil, hari untuk berbagi kebaikan bisa datang kapan saja. Namun karena momentumnya di hari kelahiran Eril, maka untuk mengingatnya dilakukan melalui sebuah gerakan yang lebih masif dan terukur untuk berbagi kepada yang membutuhkan.
"Esensi hari berbagi kebaikan tak harus pakai hari-hari, mau Senin, Selasa, Rabu, Kamis, atau Jumat. Kapan saja kebaikan itu kewajiban manusia dimanapun," kata Emil.
Baca Juga: Update Penyelenggaraan Haji: 65.134 Jemaah Tiba di Tanah Suci(zhd)