Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 15 Juni 2026
home global news detail berita

Hikmah soal Kematian, Ustadz Adi Hidayat: Hidup Hanya Sementara

mahmuda attar hussein Jum'at, 17 Juni 2022 - 12:40 WIB
Hikmah soal Kematian, Ustadz Adi Hidayat: Hidup Hanya Sementara
Ustadz Adi Hidayat saat berceramah. (Foto: Adi Hidayat Official).
LANGIT7.ID, Jakarta - Umat Islam seharusnya mengambil hikmah dan pelajaran soal kematian, khususnya wafatnya anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz, bahwa hidup hanya sementara.

Penceramah, Ustadz Adi Hidayat mengatakan, kejadian wafatnya Eril, sapaan Emmeril Khan Mumtadz, merupakan bukti bahwa kehidupan manusia hanya sesaat. Ketika sampai pada ajalnya, maka tuntaslah segala urusan dan misi di dunia.

"Pada saat itu kita akan kembali mempertanggungjawabkan setiap aktivitas kita di muka bumi ini di hadapan Allah. Tidak mungkin ajal itu dimajukan atau dimundurkan, tapi tepat sesuai seperti apa yang telah Allah kehendaki," kata dia dalam kutipan ceramahnya, Jumat (17/6/2022).

Baca Juga: Dihadiri Ribuan Pelayat, Aa Gym: Apa Amalan yang Dilakukan Eril?

Seperti firman Allah dalam surat Al-A'raf ayat 34, yang artinya: "Dan setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun."

Pendiri pusat kajian Islam, Quantum Akhyar Institute ini menjelaskan, setiap generasi umat memiliki batas waktu berkehidupan. Mereka yang hidup tidak ada yang abadi di muka bumi ini.

"Karena itu kita selalu meyakini bahwa kematian yang menjadi tanda tibanya ajal disebut dengan maut. Itu adalah sesuatu yang pasti, tapi cara kita kembali kepada-Nya adalah yang membedakan," jelasnya.

Terlepas dari cara ajal menjemput, kata dia, umat sudah seharusnya memberikan pengantaran terakhir bagi sang jenazah. Ialah menjaga kemuliaan mereka yang telah wafat, termasuk pengaruhnya yang memberikan kebaikan.

"Jadi viralkan lah kebaikan jasad itu. Sebutkanlah kebaikan orang yang wafat itu yang boleh jadi akan menginspirasi banyak orang yang masih hidup," katanya.

Dengan begitu, umat akan belajar cara berkehidupan yang baik. Termasuk menyiapkan segala bekal untuk berpulang.

"Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun." (QS. Al Mulk ayat 2).

"Hidup dan mati kita semua untuk meningkatkan kebaikan dan amal sholeh, baik yang dilihat ataupun dirasakan. Dari situ kita belajar bagaimana meningkatkan kualitas hidup agar lebih baik dan wafat dalam keadaan khusnul khatimah," ujarnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 15 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:49
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)