LANGIT7.ID, Surabaya - Ratusan pelajar SD di Kota Surabaya, Jawa Timur, ikut serta aktif membantu warga terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM. Mereka menyumbangkan bahan pokok di depan sekolah untuk dibagikan ke masyarakat sekitar.
Kepala SDN 1 Airlangga, Materai Faridhin mengatakan, memang mengoordinir anak-anak untuk ikut membantu warga terdampak pandemi Covid-19.
"Kami menampung bantuan bagi anak-anak yang ingin berdonasi untuk 'Surabaya Memanggil'. Ternyata ada tanggapan baik dari para wali murid," kata Materai Faridhin di Surabaya, Rabu (4/8/2021).
Menurut dia, sejak Senin (2/8/2021) lalu, para pelajar silih berganti datang ke SD Negeri 1 Airlangga didampingi orang tuanya untuk menyalurkan bantuan, mulai dari mie instan, minyak goreng, gula hingga beras.
"Satu per satu siswa masuk dan meletakkan sembako yang dibawanya di depan gerbang sekolah," ujarnya.
Materai menjelaskan, melalui kegiatan ini diharapkan agar para pelajar menumbuhkan kepedulian dan rasa empati sejak dini kepada lingkungan sekitarnya. Khususnya saat ini adalah warga yang terdampak Covid-19.
Untuk mekanismenya, Materai mengatakan setiap kelas sudah mendapatkan jadwal penyaluran yang ditentukan oleh para pendidik. Bahkan, agar tidak terjadi kerumunan Materai menyebut ada satu kelas yang penyebarannya dilakukan selama dua hari.
Setelah semua bantuan terkumpul, rencananya, bantuan akan diserahkan ke Pemkot Surabaya melalui Kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).
"Jadi kami lakukan pengumpulan donasi ini selama dua minggu supaya tidak bergerombol dan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Jadi tanggal 12 akan kami serahkan," katanya.
Tidak hanya itu, ia memastikan hingga hari ini bantuan yang sudah terkumpul didominasi oleh beras dan mie instan. Bahkan, tidak sedikit dari siswa-siswi tersebut juga menambahkan bantuan dari yang sudah ditentukan seperti minuman teh maupun susu.
"Pelajar yang inklusi pun juga ikut menyumbangkan. Mereka sendiri yang menyerahkan. Terima kasih para orang tua atas dukungan anda semua," katanya.
Foto:
Antaranews(bal)